Selasa, 23 Oktober 2018 11:33 WIB
pmk

Nusantara

Pengakuan PSK: Saya Keenakan

Redaktur:

Ilustrasi prostitusi. Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Penutupan lokalisasi Pembatuan, Banjarbaru membuat PSK mencari rezeki dengan cara lain.

Salah satunya dilakukan HS (24) yang ditangkap Satpol PP Banjarbaru, Rabu (20/9).

Dia diciduk ketika melayani pria hidung belang di penginapan Ardika, Jalan Angkasa, Landasan Ulin.

HS mengaku masih menjalani bisnis haram karena tak memiliki pilihan pekerjaan lain.

"Sempat jadi pemandu lagu di karaoke. Namun, saya keenakan jadi PSK," kata HS.

Sementara itu, RN (34), pria yang terjaring satu kamar dengan HS mengaku sudah membayar Rp 700 ribu ke PSK tersebut untuk melayaninya.

"Saya booking dia selama empat jam, dari pukul 11:00 sampai 15:00 Wita. Tadi sudah satu kali. Mau nambah tapi Satpol PP datang," ujarnya.

Kasi Opda Satpol PP Banjarbaru Yanto Hidayat mengungkapkan, keduanya melanggar Perda nomor 6 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

"Mereka akan ditipiringkan dengan ancaman kurungan penjara enam bulan atau denda Rp 50 juta," kata Yanto.

Dia menambahkan, HS merupakan mantan PSK di Pembatuan.

"Nama dia terdata di list penerima jaminan hidup dari Kemensos pada Desember 2016," katanya. (ris)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pengakuan-psk #banjarbaru #psk 

Berita Terkait

IKLAN