Senin, 24 September 2018 07:06 WIB
pmk

Liga Champions

Morata Ingin Tanggalkan Status Pecundang di Kandang Atletico Madrid

Redaktur:

Striker Chelsea, Alvaro Morata.

INDOPOS.CO.ID - Dua bulan lebih sudah Alvaro Morata meninggalkan Kota Madrid. Ia meninggalkan ibukota Spanyol itu pada 24 Juli lalu untuk menemui rekan-rekan barunya di London Cobham, markas besar Chelsea. Kini, ia kembali lagi ke kampung halamannya. Namun, Morata tidak sekadar pulang kampong. Kali ini, ia membawa sebuah misi penting.

Sebuah tugas berat menggelayut di pundaknya.  Tugas itu adalah mengalahkan Atletico Madrid di Liga Champions. Tugas itu memang belum pernah bisa dilakukan Morata sebagai mantan pemain Real Madrid yang notebene rival sekota Los Rojiblancos – julukan Atletico. Baik saat ia berkostum Real, ataupun saat ia jadi pemain Juventus tiga musim lalu.

Dua kali datang ke Vicente Calderon yang kala itu masih jadi kandang Atletico, ia harus menerima nasib sebagai pecundang. Timnya selalu tidak berkutik. Nah,  dini hari nanti WIB suasananya sedikit berbeda. Ia tidak lagi merumput di di Vicente Calderon, melainkan di Wanda Metropolitano, homeground baru Atletico (Siaran Langsung beIN Sport 1 pukul 01.45 WIB).

Akankah Morata kembali jadi pecundang? ''Saya pikir dia (Morata) akan cetak gol,'' sebut penjaga gawang Chelsea Thibaut Courtois dalam situs resmi klub. Agresivitas Morata yang saat ini on fire dengan mencetak enam gol dari enam kali main di Premier League jadi parameternya. Di akhir pekan lalu (23/9), Morata malah bikin hattrick pertama.

Dengan menjebol gawang Jan Oblak, tentu itu kan jadi gol pertama pemain jebolan Real Castilla tersebut ke Atletico, impian siapa pun pemain yang punya darah kental Los Blancos – julukan Real – di tubuhnya. Faktor Real itu yang diyakini Courtois juga menjadi tekanan tersendiri bagi striker 24 tahun itu.

''Ia akan mendapat penerimaan berbeda dengan saya. Dia sudah banyak bermain kontra Atletico. Jadi, baginya ini akan menjadi laga besar melawan rivalnya,'' sebut kiper yang bermain di Atletico sebagai pinjaman pada 2011-2014 itu. ''Kami tahu ia striker top. Kami sudah paham kemampuannya,'' tambahnya.

Beda dengan Courtois. ''Ini lebih dari persahabatan. Kami bermain melawan rival. Ini akan menarik karena saya dan mantan teman saya di sana pun sama-sama ingin menang,'' sebut Courtois yang baru kali ini menghadapi mantan klubnya itu. Demi misinya itu,  Morata pun juga mendapat dukungan dari Cesc Fabregas, spaniard lain di kubu The Blues, julukan Chelsea.  ''Dia datang ke Madrid lagi untuk menambahkan historinya. Ia bakal melakukannya dengan bagus,'' tutur Fabregas yang sudah sembilan kali main lawan Atletico tersebut ketika dia diwawancarai Onda Cero.

Menurutnya tidak ada bedanya memberikan suplai bola pada Morata dan Diego Costa, mantan striker Chelsea yang kini bermain di Atletico.  ''Lebih dari tiga musim saya bekerja sama dengan Costa. Saya berharap saya juga punya feeling dengan Alvaro. Sejauh ini, saya sudah memberinya tiga assist, meski sayangnya tak ada satu pun yang berhasil dia selesaikan dengan gol. Payah!,'' guraunya. Bukan hanya Morata atau Fabregas, ada lima pemain Spanyol yang menantang Atletico.

Tiga lainnya adalah Marcos Alonso, Pedro Rodriguez, dan Cesar Azpilicueta. Dan, kelima pemain itu yang jadi motor Chelsea musim ini, termasuk dini hari nanti WIB. Diego Simeone sebagai juru racik strategi Atletico pun sudah waswas dengan ancaman kelima pemain itu. ''Chelsea bermain di sini dengan membawa pemain-pemain yang spektakuler,'' puji EL Cholo – julukan Simeone – dalam wawancara dengan AS. (ren)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-champions 

Berita Terkait

Morata Bisa Ikuti Idolanya

Liga Champions

Penggoda Hati Sarri

Liga Champions

Jamu Roma, Madrid Tunggu Teka-teki Lopetegui

Liga Champions

Inter Milan Coret Tiga Pemain untuk Liga Champions

Liga Champions

IKLAN