Selasa, 13 November 2018 11:41 WIB
pmk

Total Sport

Hujan Bikin Sean Tak Tampil Maksimal

Redaktur:

Sean Gelael

INDOPOS.CO.ID - Untuk kedua kalinya pembalap Indonesia Sean Gelael turun di sesi latihan bebas (Free Practice 1) resmi Formula 1 di Sepang, Malaysia kemarin. Untuk kedua kalinya pula sesi FP1 yang diikutinya diwarnai hujan. Di tengah kondisi yang tidak menguntungkan itu performa Sean harus dihadapkan head-to-head dengan debutan Toro Rosso-Renault Pierre Gasly.

Setelah race direction memutuskan FP1 ditunda setengah jam, praktis sesi yang seharusnya berlangsung 90 menit berkurang menjadi 60 menit. Kemudian dipangkas lagi dengan waktu menyeting mobil, pembalap 20 tahun tersebut hanya punya waktu setengah jam di FP1 kemarin. Tapi itu tidak terjadi pada Sean saja, melainkan mayoritas pembalap.

Memulai FP1 semua pembalap memasang ban intermediate. Pada lap pertamanya Gasly membukukan waktu 1 menit 57,846 detik. Sedangkan Sean mencatat waktu 2 menit 11,674 detik. Keduanya terus memperbaiki catatan waktunya seiring membaiknya kondisi trek. Gasly memangkas waktunya menjadi 1 menit 54,722 detik. Lalu membaik lagi menjadi 1 menit 53,017 detik. Di akhir sesi catatan waktunya 1 menit 52,380 detik. Gasly finis di posisi sembilan.

Sean juga menunjukkan tren positif dengan menembus 1 menit 58,022 detik. Ditajamkan lagi menjadi 1 menit 56,487 detik dan di sebelum chequered flag dikibarkan waktu terbaiknya adalah 1 menit 54,610 detik. Atau terpaut 2,23 detik. Sean finis di posisi 14 lebih cepat dari Sergio Perez (Force India-Mercedes), Charles Leclerc (pembalap junior Ferrari yang kemarin turun bersama Sauber), Romain Grosjean (Haas-Ferrari), dan Antonio Giovinazzi (pembalap cadangan Haas). ''Finis ke-14 pada akhirnya not too bad,'' ujar Sean.

Sebagai pembalap Formula 2 Sean memang belum terbiasa menggunakan ban intermediate. Di kelas intermediate itu hanya ada dua jenis ban, basah dan kering. Dengan ban intermediate seorang pembalap baru harus berani memilih jalur balap yang kondisinya antara basah dan kering. Dari data yang terlihat, Sean cepat di tikungan-tikungan lambat, tapi melambat di tikungan cepat.

''Sayang karena kami cuma punya tujuh push lap. Padahal Malaysia dimana treknya high speed dan saya juga sudah pernah membalap di sini, seharusnya bisa show up lebih banyak, tapi nggak bisa karena hujan,'' terang Sean saat ditemui Jawa Pos di hospitality Toro Rosso kemarin sore. Menurutnya, rencana awal, tim memintanya melakukan 25 lap. Tapi karena keterbatasan waktu, total hanya 13 lap yang bisa diselesaikan.

Meski demikian Toro Rosso menyatakan bahwa program yang mereka rancang berlangsung cukup baik, meski ada beberapa yang dibatalkan. Termasuk menjajal sayap depan baru. ''Karena kondisi trek basah, tidak akan maksimal hasilnya untuk menjajal sayap baru,'' tambahnya.

Kali ini, Sean menggunakan mobil Carlos Sainz Jr di sesi latihan. Pada FP2 pembalap Spanyol tersebut komplain melalui radio bahwa mobilnya sulit dikendalikan. Saat ditanyakan kepada Sean apakah dia merasakan masalah yang sama dengan Sainz, putra Ricardo Gelael itu menduga masalah itu sudah ada sejak FP1 tapi baru terasa saat mobil digeber 100 persen di trek kering. ''Di hujan kami kompetitif. Di hujan mungkin ada problem,'' tandasnya.

Menggunakan mobil orang lain (Sainz Jr) diakui Sean sedikit memberikan beban. Karena jika melakukan kesalahan dan mengalami crash bakal menyulitkan tim untuk membangun ulang mobil atau memperbaikinya. Apalagi jarak waktu FP1 dan FP2 hanya dua jam. ''Makanya, kalau misalnya trek kering, pasti lebih cepat untuk nge-push mobil sampai limit. Tapi karena hujan harus step by step,'' paparnya.

Berada di satu sesi latihan dengan Gasly yang jadi debutan di GP Malaysia, seperti ujian bagi Sean untuk menunjukkan kemampuannya kepada tim. Sean sendiri juga menyadari bahwa hasil kemarin juga bakal menjadi pertimbangan bagi Toro Rosso. ''Pasti semua hal diuji ya. Tapi semuanya untuk kebaikan tim. Ketika tim senang (dengan hasil latihan) kami juga senang. Tapi kami sendiri memiliki program dan target berbeda. Pierre kan akan membalap akhir pekan ini,'' tambahnya.

Gasly memang konsisten cepat kemarin. Di sesi FP2 pembalap Prancis tersebut kembali lebih cepat dari rekan setimnya, Carlos Sainz Jr. Catatan waktunya 1 menit 34,043 detik. Lebih cepat dari Sainz yang membukukan waktu 1 menit 34,104 detik.

Untuk FP1 berikutnya di Austin, Sean berharap akan berlangsung dalam kondisi kering. Dua kali FP1 dalam kondisi basah, dia mengaku belum bisa mengeluarkan potensinya dengan maksimal. ''Insya Allah kering ya. Masak dua kali basah terus. Kita juga ada balapan (F2) di Jerez minggu depan, semoga hasilnya bagus,'' harapnya. (cak)


TOPIK BERITA TERKAIT: #balap-mobil #sean-gelael 

Berita Terkait

Kisruh Gymkhana, Sisa Dua Seri Tetap Lanjut

Total Sport

Sean Gelael Galang Dana Korban Gempa Lombok

Total Sport

Calvin Sukses Pertahankan Gelar Kejurnas Gokart

Total Sport

IKLAN