Lion Air Buka Rute Penerbangan Baru ke Haikou

INDOPOS.CO.ID – Maskapai Lion Air kembali menambah rute penerbangan charter menuju salah satu kota di Tiongkok. Kali ini, yang disasar adalah ibukota Ibu Kota Provinsi Hainan yaitu Haikou. Destinasi tersebut akan dihubungkan Lion Air dari Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang yang terbang perdana pada 30 September 2017.

Penerbangan dari Jakarta berangkat pada pukul 18.55 dan tiba di Bandar Udara Internasional Meilan Haikou pada pukul 00.25 waktu setempat. Sedangkan keberangkatan dari Haikou pada pukul 01.25 dan dijadwalkan tiba pada pukul 04.55. Rute tersebut akan beroperasi setiap Selasa dan Sabtu untuk penerbangan menuju Haikou dari Jakarta. Sedangkan rute sebaliknya beroperasi setiap Rabu dan Minggu.

“Kami mengucapkan  terima kasih kepada Hainan United Airlines Travel Group Co., Ltd. yang telah berpartisipasi untuk mendatangkan wisatawan mancanegara khususnya warga Haikou untuk berlibur di Indonesia,"  ujar Andy M. Saladin, Head of Corporate Secretary & Communication Lion Air Group.

Kota Haikou menjadi destinasi ke 2 di Provinsi Hainan setelah Sanya. "Ini merupakan bentuk komitmen kami Lion Air Group untuk dapat terus berinovasi dalam mengembangkan Pariwisata Tanah Air,” lanjut Andy.

Baca Juga :

Sampai dengan September 2017, Lion Air telah mengoperasikan 13 rute penerbangan carter menuju kota kota besar di Tiongkok seperti Kota Changsha, Nanchang, Wuhan, Xiaoshan, Guangzhou, Kinabalu, Luogang, Macau, Shuangliu, Jinan, Jiangbei, Shenzen, Shanghai, dan Sanya. Seluruh kota-kota tersebut dihubungkan oleh Lion Air ke beberapa destinasi di Indonesia seperti menuju Denpasar, Manado, Balikpapan, Batam, dan Jakarta.

“Kami optimis bahwa Lion Air bisa membawa lebih dari 50 ribu wisatawan dari Provinsi Hainan. Dan kami yakin dengan tingginya minat wisatawan asing untuk berkunjung menuju Indonesia, penerbangan charter ini akan dapat terus beroperasi dengan harapan membantu secara langsung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui industri pariwisatanya,” ucapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung angkat jempol untuk Lion Air. Dia mengaku senang dengan progress yang sedang berjalan, terutama soal air connectivity atau konektivitas udara. Apalagi, jembatan udara ini termasuk ke dalam program prioritas Kemenpar di 2017 bersama Go Digital dan Homestay Desa Wisata.  "Pilihan tepat bagi Lion Air, karena pulau kecil di sisi selatan yang dijuluki dengan Hawaii van China ini merupakan pintu perbatasan RRT dengan Laut China Selatan," katanya.

"Kota Haikou merupakan salah satu kota penting dalam Zona Pembangunan Ekonomi RRT bagian Selatan bersama-sama dengan Hong Kong, Macau dan Taiwan," lanjut Menpar Arief Yahya yang didampingi Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu.

Dengan status tersebut, Haikou Ibukota Provinsi Hainan ini adalah tempat tujuan wisata yang populer di RRT. Prediksinya, Hainan berpotensi sebagai pasar produk makanan, produk spa dan kecantikan serta produk-produk lainnya yang berasal dari Indonesia.

Maklum, kebanyakan orang RRT lebih memilih produk impor dibandingkan produk lokal. "Ini akan memudahkan para wisatawan Tiongkok bila ingin langsung menikmati kuliner dan produk spa dan kecantikan langsung ke sumbernya," tambahnya.

Kebetulan, saat ini, Indonesia dan Hainan juga telah mempunyai hubungan yang baik. Sekarang ada kerja sama sister province dengan Bali. "Telah terjadi saling kunjung antara Gubernur Bali dan Gubernur Hainan serta pejabat tinggi lainnya dan kerja sama capacity building antara RI-Hainan dalam kaitan pelatihan bahasa mandarin dan kebudayaan RRT untuk pemandu wisata dari Bali. Ini sangat penting untuk mendukung pariwisata Bali," timpal VJ – sapaan akrab Vinsensius Jemadu. (gus)

Komentar telah ditutup.