Nasional

Tekan Kematian, Evaluasi Kesehatan Calon Jamaah Haji Jadi Solusi

Redaktur: Achmad Sukarno
 Tekan Kematian, Evaluasi Kesehatan Calon Jamaah Haji Jadi Solusi  - Nasional

INDOPOS.CO.ID – Meninggkatnya jumlah kematian jamaah haji di Indonesia harus segera diatasi. Pemerintah diminta segera melakukan eveluasi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2017/ 1438 H.

”Sudah saatnya di evaluasi bila perlu dibuat Fatwa MUI kesehatan jamaah haji,” tegas Pengamat Haji dan Umroh Ade Marfuddin kepada INDOPOS.CO.ID, Rabu(4/10).

Fatwa MUI ini menjadi rujukan dalam menyusun regulasi yang disiapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Majelis Ulama Indonesia(MUI).

Fatwa ini, lebih jauh Ade menerangkan, dapat menjadi pertimbangan Kemenkes yang bertugas mengeluarkan hasil kesehatan dan Kementerian Agama (Kemenag) sebagai operator pelaksanaan ibadah haji. Selanjutnya, hasil analisa kesehatan dari Kemenkes menjadi pedoman Kemenag mengeluarkan kebijakan.

"Kalau ditemukan hasil analisa kesehatan jamaah itu kategori Resti, bisa saja Kemenag mengeluarkan larangan dan memberikan solusi misalnya saja dengan haji badal,” terangnya.

Pengamat haji dan umroh dari UIN Syarif Hidayatullah ini menambahkan, selain regulasi pemerintah juga memiliki tugas memberikan pemahamam lebih intens kepada calon jamaah haji kategori Resti agar mau menunda keberangkatan.

Karena Ade meyakini, faktor kesehatan sangat menentukan pelaksanaan ibadah haji. Karena, dengan perubahan lingkungan, suhu dan temperatur yang sangat berbeda sangat membutuhkan adaptasi dan stamina yang prima.

”Kalau jamaah Resti harus berangkat, sangat berpotensi untuk sakit berkelanjutan,” ujar Ade. (nas)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.