Kamis, 20 September 2018 07:58 WIB
pmk

BNI Raup Laba Rp 10,16 Triliun

Redaktur:

Ilustrasi BNI. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN

INDOPOS.CO.ID - Hingga kuartal ketiga tahun ini, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat laba Rp 10,16 triliun atau tumbuh 31,6 persen secara year-on-year (yoy).

Pada periode yang sama tahun lalu, laba BNI masih mencapai Rp 7,72 triliun.

Kenaikan laba bersih itu terutama ditopang penyaluran kredit yang tumbuh 13,3 persen.

Kualitas kredit juga meningkat dengan ditandai penurunan credit cost dari 2,4 persen pada kuartal ketika 2016 menjadi 1,7 persen pada kuartal ketiga tahun ini.

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengungkapkan, untuk mendorong pertumbuhan kredit, pihaknya menggali potensi pasar pembiayaan BUMN.

Fokusnya terdapat pada proyek infrastruktur dan sektor industri yang berisiko rendah dan terkontrol.

BNI juga mengoptimalkan jaringan dan outlet untuk menggarap potensi pasar yang ada.

”Juga, menggali potensi supply chain debitur korporasi untuk menangkap potensi debitor baru,” ungkapnya sebagaimana dilansir Jawa Pos, Minggu (15/10).

Pendapatan bunga bersih atau nett interest income (NII) tumbuh 7,5 persen (yoy) menjadi Rp 23,51 triliun.

Hal itu seiring dengan peningkatan kualitas kredit BNI dengan tetap menjaga net interest margin (NIM) di level 5,5 persen.

Sementara itu, pendapatan nonbunga naik 15,1 persen menjadi Rp 7,18 triliun.

Peningkatan tersebut dikontribusi dari trade finance, bancassurance, bank garansi, pinjaman sindikasi, dan bisnis kartu.

Untuk meningkatkan penyaluran kredit ke segmen korporasi, BNI akan tetap berfokus pada pembiayaan proyek infrastruktur dan BUMN. (rin/c16/sof)


TOPIK BERITA TERKAIT: #laba-bni #bni #infrastruktur 

Berita Terkait

Perluas Bisnis Asuransi, BNI Gandeng Jasindo

Indobisnis

Transaksi Pertemuan IMF-WB Senilai Rp 880 Miliar

Ekonomi

Ini Strategi BNI untuk Mendorong Perbankan Digital

Indobisnis

BNI Rayakan Hari Pelanggan Nasional

Ekonomi

IKLAN