15 Tahun Diberantas, Korupsi Justru Makin Parah

INDOPOS.CO.ID – Lima belas tahun pemerintah berjibaku memberantas korupsi, namun hasilnya dinilai belum terlalu membanggakan. Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Mahesa  mengatakan, kondisi atau persoalan korupsi di Indonesia sangat parah.

"KPK diharapkan menjadi ice breaker untuk memecah kebuntuan di bidang korupsi," kata Desmond dalam rapat kerja gabungan Komisi III DPR dengan KPK, Kejaksaan Agung, Polri, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Baca Juga :

Kasus Nurhadi Mengarah ke Dugaan TPPU

Dia menyebutkan, hampir 15 tahun KPK, harapan agar pemberantasan korupsi bisa berjalan dengan benar dinilai perlu ditelusuri kembali. Sehingga komisi III berinisiatif melaksanakan rapat tersebut untuk melihat sejauh mana pemberantasan korupsi bisa zero corruption.

"Tapi, kenyataannya hari ini tak terukur. Kepolisian dan kejaksaan dianggap lemah. Kita tahu SDM KPK berasal dari kejaksaan dan kepolisian yang melengkapi kelembagaan mereka," katanya

Baca Juga :

KPK Korek Peran Teman Pelarian Hiendra

Terkait Kemenkum dan HAM, kata Desmond, DPR ingin melihat catatan penting mereka terkait jumlah tahanan korupsi dari para penegak hukum. "Tahanan korupsi dari KPK berapa, kejaksaan berapa, kepolisian berapa, agar parameter kelembagaan terukur," pungkasnya.(sla)

Komentar telah ditutup.