Nasional

Gara-Gara Suap, Adik Andi Narogong Kembali Diperiksa

Redaktur: Achmad Sukarno
Gara-Gara Suap, Adik Andi Narogong Kembali Diperiksa - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa adik Andi Agustinus Alias Andi Narogong, Vidi Gunawan, terkait kasus megakorupsi e-KTP.  Pemanggilan kali ini, ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Hari ini, ada 4 saksi yang dipanggil, selain Vidi 3 saksi lainnya yaitu Yusuf Darwin Salim (swasta) dan Marieta (swasta), termasuk eks Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman.

"Empat saksi dipanggil untuk diminta keterangan atas tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo)," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (18/10).

Febri mengatakan, saksi Irman selama 2 hari berturut-turut kemarin juga sudah menjalani pemeriksaan. Namun dia mengaku diperiksa terkait penyelidikan, bukan penyidikan, atas tersangka.

Dalam fakta persidangan, eks staf Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Yosep Sumartono mengaku mengenal Vidi Gunawan dari eks Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Yosep mengaku 4 kali menerima uang dari Vidi. Uang itu untuk diberikan kepada pejabat Kemendagri karena perusahaan milik Andi Narogong telah memenangi tender proyek e-KTP.

Selain itu, dia diminta mengantarkan uang Rp 1 miliar oleh Sugiharto. Uang itu dimaksudkan untuk seseorang yang bernama Yani, yang merujuk kepada Miryam S Haryani.

Sementara itu, dalam penetapan tersangka Anang yang diumumkan pada Rabu (27/9) lalu, KPK menyebut Sugiharto pernah meminta Anang menyiapkan uang USD 500 ribu dan Rp 1 miliar untuk diserahkan kepada Miryam.Anang juga diduga membantu penyediaan uang tambahan untuk bantuan hukum Ditjen Dukcapil Kemendagri sebesar Rp 2 miliar dan kebutuhan lainnya terkait proses proyek e-KTP. (nug)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Pengusaha Didakwa Suap Bowo Sidik Rp 2,5 Miliar

Hukum / Sidang Kasus Rommy, Lukman dan Khofifah Tak Hadir

Nasional / Dua Rektor UIN Banda Aceh Diperiksa KPK

Nasional / Kasus Rommy, KPK Periksa Rektor UIN

Headline / Presiden Jokowi Segera Pilih Pimpinan KPK Baru 

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap Imigrasi NTB


Baca Juga !.