Nasional

Tak Hadiri Panggilan Pansus, Ini Penjelasan KPK

Redaktur: Achmad Sukarno
Tak Hadiri Panggilan Pansus, Ini Penjelasan KPK - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah,  meminta Panitia Khusus (Pansus) angket DPR RI,  menghargai keputusan lembaganya yang kembali  mangkir untuk kali ketiga saat rapat dengar pendapat.

Alasan utama ketidak hadiran pimpinan KPK, lantaran menunggu putusan uji materi di Mahkamah Konstitusi tentang legalitas pembentukan Pansus. Musababnya, dalam uji materi tersebut, KPK menjadi pihak terkait.

"Pada prinsipnya KPK menghargai DPR dan segala kewenangan yang dimilikinya. Dalam hal ini, termasuk penggunaan hak konstitusional DPR," kata Febri, Selasa (17/10) kemarin, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Namun, KPK berharap DPR menggunakan hak tersebut sesuai dengan aturan yang ada. Menurut Febri, KPK telah secara resmi merespons surat yang dikirimkan atas nama salah satu Wakil Ketua DPR RI tersebut.

 "Sangat penting memastikan apakah pelaksanaan dan pembentukan Pansus konstitusional atau tidak," tuturnya.

Pun begitu, KPK telah mengirimkan surat kepada Wakil Ketua DPR RI tentang permintaan keterangan Pimpinan KPK untuk klarifikasi temuan Pansus Angket KPK.

Karenanya, dia berharap Pansus untuk menghormati proses hukum di MK tersebut. Sebelumnya dikabarkan Panitia Khusus (Pansus) Angket yang dibentuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana memanggil paksa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencana itu muncul setelah KPK kembali tidak hadir pada panggilan ketiga rapat dengar pendapat. (nug)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Pengusaha Didakwa Suap Bowo Sidik Rp 2,5 Miliar

Hukum / Sidang Kasus Rommy, Lukman dan Khofifah Tak Hadir

Nasional / Dua Rektor UIN Banda Aceh Diperiksa KPK

Nasional / Kasus Rommy, KPK Periksa Rektor UIN

Headline / Presiden Jokowi Segera Pilih Pimpinan KPK Baru 

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap Imigrasi NTB


Baca Juga !.