Before We Vanish, Siapakah Dirimu Itu?

INDOPOS.CO.ID – Before We Vanish merupakan salah satu film yang cukup popular di Jepang.  Dalam film ini, para penggemar film akan diajak membongkar konsepsi berpikir yang telah lama terpatri dalam paradigma. ”Apa yang kau maksud dengan'diri'? Siapakah 'diri'mu itu ?”

Merupakan film besutan terbaru dari sutradara Kiyoshi Kurosawa, peraih 22 penghargaan di berbagai festival dunia termasuk di Cannes Film Festival untuk film Kairo (2001), jury Prize untuk Tokyo Sonata (2008) dan Best Director untuk Kishibe No Tabi (journey to the Shore/ Perjalanan ke pantai)(2015).

Sanpo Suru Shinryakusha (Before We Vanish/Sebelum Kita Lenyap) ini diklasifikasikan sebagai film bergenre fiksi ilmiah invasi alien, yang terhubung langsung dengan ancaman nyata terhadap masyarakat kontemporer.

Hal ini menjadikannya sangat langka di antara film-film Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Secara jeli Kurosawa memilih beberapa aktor muda Jepang yang belum pernah ditanganinya. Namun sesuai perkiraannya, mampu menampilkan akting yang luar biasa.

Aktor-aktor muda yang populer di kalangan publik Jepang ini berdedikasi tinggi dan rela bekerja untuk film kontemporer ekperimental beranggaran rendah.

Film ini mengisahkan tiga alien yang datang menginvasi bumi melalui perantara tubuh manusia. Salah satunya adalah Shinji Kase (Ryuhei Matsuda), suami Narumi Kase (Masami Nagasawa), yang sikap dan perangainya berubah sejak kembali dari bepergian.

Tidak jauh dari rumah mereka, terjadi pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang pelajar SMP bernama Akira Tachiba (Yuri Tsunematsu).

Berita pembunuhan tersebut sampai ke telinga Sakurai (Hiroki Hasegawa), seorang wartawan. Saat menjalankan tugas meliput, Sakurai bertemu pemuda aneh yang mengaku sebagai alien. Dia menamai dirinya Amano (Mahiro Takasugi) dan meminta bantuan Sakurai untuk menemaninya mencari rekan-rekan sesama alien.

Isu alien bertebaran, menghisap konsep-konsep kemanusiaan ideal di dalam pikiran manusia. Pertanyaan-pertanyaan filosofis keluar dari mulut para alien. Pertanyaan yang ditujukan untuk para manusia; Tentang 'konsep diri', 'konsep keluarga', hingga 'konsep cinta'.

Kehadiran alien di muka bumi bertujuan untuk menghancurkan manusia dan mereka yang lemah menjadi sasarannya.

Mengusung genre drama/sci-ji (science-fiction), setiap jawaban dari pertanyaan akan disimpulkan dengan sentuhan telunjuk. Wow…film yang keren. (jaa)

Komentar telah ditutup.