Tiga Pegawai KPK yang Bocorkan Rahasia Sudah Masuk Tahap Penyidikan

Redaktur:
Tiga Pegawai KPK yang Bocorkan Rahasia Sudah Masuk Tahap Penyidikan -

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

INDOPOS.CO.ID - Polda Metro Jaya masih mendalami laporan  terhadap tiga pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga telah membocorkan rahasia negara. Ketiga pegawai KPK yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya itu, masing-masing Ario Bilowo, Arend Arthur Duma, dan Edy Kurniawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, ketiga pegawai KPK itu dilaporkan oleh dua orang dalam dua surat laporan polisi yang berbeda, yakni Ikham Aufar Zuhairi dan Arief Fadillah. Menurutnya, dalam kasus ini pihaknya sudah memeriksa enam orang saksi, dan kasus itu sendiri statusnya sudah dinaikkan ke tahap penyidikan.

Menurut Argo, pihaknya  telah menerbitkan dua Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan telah mengirimkannya ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kedua SPDP tersebut, masing-masing bernomor B/16280/X/2017/Datro yang diterbitkan tanggal 13 Oktober 2017 dengan nama terlapor Ario Bilowo, dan dengan pelapornya atas nama ikham Aufar Zuhairi.

 Sedangkan SPDP kedua dengan nomor B/17313/X/2017/Datro yang diterbitkan tanggal 23 Oktober 2017, dengan nama terlapor Arend Arthur Duma dan Edy Kurniawan, dan dengan pelapornya atas nama Arief Fadillah.

 Namun Argo menegaskan, pihaknya belum menentukan tersangka dalam kasus tersebut. ”Ketiga pegawai KPK itu adalah pegawai BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang ditugaskan di KPK. Mereka memberikan informasi tanpa ada wewenang, atau bukan wewenangnya membocorkan rahasia,” terang Argo.

 Juru bicara KPK Febri Diansyah mengakui, pihaknya sudah menerima tembusan SPDP yang diterbitkan penyidik polisi. Menurutnya, tiga pegawai KPK yang dilaporkan itu terdiri dari satu orang penyelidik KPK dan dua penyidik KPK.

Febri mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada proses hukum. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait laporan tersebut. Namun ia memastikan bahwa penyelidik dan penyidik KPK yang dilaporkan itu sudah melakukan tugasnya sebagaimana mestinya.

”Penyelidik dan penyidik di KPK tersebut bekerja karena perintah jabatan. Mereka melaksanakan tugasnya. Karena itu KPK tentu akan melakukan pendampingan (hukum),” tegasnya.

Untuk diketahui, ketiga pegawai KPK yang dilaporkan itu adalah auditor BPK yang ditugaskan di KPK. Ketiganya bertugas dalam beberapa kasus korupsi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK.

Ikham Aufar Zuhairi melaporkan penyelidik KPK yang bernama Ario Bilowo atas dugaan penyalahgunaan kewenangan. Ikham merupakan anak dari auditor BPK Rochmadi Saptogiri, yang ditangkap KPK beberapa waktu lalu dalam dugaan kasus suap.

 Ario Bilowo dilaporkan Ikham atas dugaan pemaksaan sebagaimana Pasal 421 KUHP dalam peristiwa OTT di gedung BPK pada 26 Mei 2017 silam terhadap Rochmadi dan rekannya yang bernama Ali Sadli.

Sedangkan Arief Fadillah melaporkan  Arend Arthur Duma dan Edy Kurniawan lantaran diduga melakukan pemaksaan dan perbuatan tidak menyenangkan sesuai Pasal 421 KUHP dan Pasal 335 KUHP. Keduanya dilaporkan Arief pada  5 Oktober 2017 lalu di Mapolda Metro Jaya. Arief adalah salah satu saksi dalam kasus dugaan pencucian uang dengan tersangka Rochmadi.  Bahkan Arief pernah diperika penyidik KPK yang dilaporkannya itu. (ind) 

TAGS

kpk

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Kapolri Ingin Unsur Polisi di Komisioner KPK

Headline / KPK Panggil Yasonna Laoly

Nasional / KPK Dalami Peran Rommy di Pengurusan Anggaran Tasikmalaya

Nasional / Pengusaha Didakwa Suap Bowo Sidik Rp 2,5 Miliar

Hukum / Sidang Kasus Rommy, Lukman dan Khofifah Tak Hadir


Baca Juga !.