Nasional

Menristekdikti: Buka Nomenklatur Prodi Untuk Menjawab Kebutuhan Industri

Redaktur: Sicilia
Menristekdikti: Buka Nomenklatur Prodi Untuk Menjawab Kebutuhan Industri - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) membuka luas nomenklatur untuk Program Studi (Prodi) di Perguruan Tinggi (PT). Hal ini untuk menjawab keinginan Presiden Joko Widodo agar pendidikan tinggi menyediakan Prodi Enterpreneur dan Prodi kekinian lainnya.

"Kami sudah buka nomenklatur Prodi sesuai rumpun ilmu. Bukan, kita membuka fakultas baru enterpreneur," ujar Menristekdikti M Nasir usai membuka workshop kepemimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jakarta, Kamis (2/11).

Kendati telah membuka nomenklatur Prodi, Kemenristekdikti menutup penambahan fakultas baru. Hal ini, menurut Nasir karena saat ini banyak PT yang cenderung menambah jumlah fakultas baru.

"Silahkan buka prodi mekatronika, rumpun ilmu ini ada diantara teknik mesin dan teknik elektro. Rumpunnya bisa masuk jurusan teknik," jelas Nasir.

Nasir menerangkan, beberapa nomenklatur Prodi yang dibutuhkan dunia industri, logistik, mekatronika, dan pemasaran ritel.

Kemudian pengembangan digital ekonomi, misalnya dikatakan Nasir bisa dimasukkan ke dalam rumpun ilmu ekonomi atau teknik. Bisa saja, dikombinasikan ke rumpun ilmu ekonomi dan teknik. "Nomenklatur Prodi ini, tentu untuk memenuhi kebutuhan dunia industri," ujar Nasir. (nas)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.