Rabu, 15 Agustus 2018 07:26 WIB
pmk

Banten Raya

Waspada Longsor Susulan, BPTJJ Lebak dan Dinas Pekerjaan Umum Banten Siaga Alat Berat

Akses Jalan Putus, 16 Jam Warga Satu Desa Terisolasi
Redaktur:

TUTUP AKSES JALAN : Petugas BPTJJ Kabupaten Lebak menggunakan alat berat menyingkirkan material longsoran di ruas Jalan Raya Warung Banten-Citorek, Senin (13/11).

INDOPOS.CO.ID - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah selatan Kabupaten Lebak berpotensi membuat beberapa wilayah di daerah itu terancam longsor susulan. Apalagi wilayah bagian selatan yang dipimpin Bupati Iti Octaviani Jayabaya itu berbentuk pegunungan dan lembah karena berbatasan dengan wilayah Provinsi Jawa Barat.

Apalagi, sejumlah titik jalan milik Provinsi Banten yang berdekatan dengan wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur rawan longsor. Seperti longsor yang sempat menutup dua akses jalan yakni Jalan Raya Warung Banten-Citorek-Cipanas dan Jalan Cikotok hingga batas Jabar (Jawa Barat) pada Sabtu (12/11).

Dalam longsor itu, ratusan warga Desa Citorek Sabrang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak sempat terisolasi selama 16 jam. Lantaran longsor yang menutup akses jalan utama dari Citorek menuju kantor Kecamatan Cibeber hingga tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali selama belasan jam tersebut.

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, Balai Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (BPTJJ) wilayah Kabupaten Lebak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menyiagakan sejumlah alat berat di beberapa titik rawan longsor di wilayah paling ujung Provinsi Banten tersebut.

Selain itu juga, petugas BPTJJ wilayah Kabupaten Lebak terus melakukan pembersihan material longsoran tanah yang masih menimbun badan jalan milik provinsi di Jalan Raya Warung Banten-Citorek-Cipanas agar tidak memutus akses lalu lintas kendaraan di wilayah tersebut.

”Kami terus membersihkan material longsoran tanah yang sempat memutuskan akses lalu lintas selama 16 jam di sekitaran Gunung Handaleum STA- 4 yang longsor,” terang Arlan Marzan, Kepala BPTJJ wilayah Lebak didampingi dua pelaksana teknis (peltek), Kuncoro Adakiri dan Firman kepada INDOPOS, Senin (13/11).

Menurutnya juga, longsoran tanah yang sempat menutup badan jalan di dua ruas jalan milik provinsi yakni Jalan Raya Warung Banten-Citorek dan ruas Jalan Cikotok-Batas Jabar sudah dibersihkan dengan alat berat kendati masih ada material batu yang kini tengah diupayakan disingkirkan bersama masyarakat setempat.

”Untuk longsor yang menutupi ruas jalan provinsi di STA 4 Gunung Handaleum sudah dapat dilalui kendaraan,” ujarnya.  Menurut Arlan juga, apabila terjadi lagi longsoran yang menimbun ruas jalan provinsi, baik itu Jalan Warung Banten-Citorek maupun ruas jalan Cikotok-Batas Jabar alat berat akan langsung bekerja.

”Ya, kita sudah siagakan alat berat untuk membersihkan longsoran tanah yang menimbun ruas jalan di wilayah rawan longsor,” papar Arlan juga. Untuk memperbaiki badan jalan yang longsor, BPTJJ wilayah Kabupaten Lebak akan memasang bronjong atau TPT (Tembok Penahan Tebing) di lokasi untuk menahan pergerakan tanah jika terjadi hujan lebat di wilayah itu.

”Untuk panjang pemasangan bronjong dan TPT masih kami hitung dan kaji. Karena ada beberapa titik badan jalan yang masih tertimbun material tanah. Pemasangan bronjong ini untuk mencegah datangnya longsor susulan,” cetusnya juga.

Sementara itu, Asid Rosyidin, kepala Desa Citorek Sabrang, Kecamatan Cibeber mengaku daerahnya sempat terisolasi belasan jam akibat bencana longsor yang sempat menutup akses jalan utama dari Citorek menuju kantor Kecamatan Cibeber.

”Alhamdulillah, kini jalan sudah dapat dilalui lagi oleh kendaran, meski masih ada material longsoran yang masih menutupi badan jalan,” ujarnya. Asid mengatakan, setiap kali turun hujan deras, wilayahnya memang rawan terjadi bencana longsor. Lantaran desa yang dia pimpin berada di bawah perbuktian dan jurang yang masuk dalam area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

”Saya selalu mengimbau kepada warga, untuk selalu waspada akan terjadinya bencana longsor. Mengingat sudah masuknya musim penghujan. Tapi saya juga mohon agar aparat terkait untuk juga siaga membantu kami bila memang terjadi bencana,” pungkasnya. (yas)

Wilayah Kabupaten Lebak Rawan Longsor

  1. Kecamatan Lebak Gedong
  2. Kecamatan Cibeber
  3. Kecamatan Cipanas
  4. Kecamatan Muncang
  5. Kecamatan Cirinten
  6. Kecamatan Gunungkencana
  7. Kecamatan Sobang
  8. Kecamatan Cilograng
  9. Kecamatan Bayah
  10. Kecamatan Muncang
  11. Kecamatan Cibadak
  12. Kecamatan Bojongmanik
  13. Kecamatan Cimarga
  14. Kecamatan Rangkasbitung
  15. Kecamatan Leuwidamar
  16. Kecamatan Cihara


TOPIK BERITA TERKAIT: #longsor #bencana-alam 

Berita Terkait

IKLAN