Senin, 24 September 2018 08:45 WIB
pmk

Moto GP

Uji Coba Post Season, Dovi Hanya Ingin Motornya Gampang Belok

Redaktur:

Andrea Dovizioso

INDOPOS.CO.ID - Pada uji coba post season MotoGP di Valencia 14-15 November lalu, Ducati belum mengeluarkan motor barunya. Berbeda dengan Yamaha dan Honda yang sudah menjajal prototipe motor 2018. Namun Andrea Dovizioso tak terlalu kecewa dengan situasi tersebut. Karena dia menuntut sedikit saja perubahan dari Ducati untuk motornya musim depan.

Setelah bertarung dengan juara dunia MotoGP 2017 Marc Marquez sepanjang musim ini Dovizioso merasa motornya sudah sangat kompetitif di berbagai lintasan yang berbeda. Baik dalam kondisi kering dan basah. “Saya hanya perlu Desmosedici bisa berbelok sedikit lebih baik,” harap Dovizioso.

Dovi memuji motornya sudah lebih mudah dikendarai. Ditambah dengan power mesin besar, Ducati terbukti mampu memenangi enam seri di musim 2017. Jumlah kemenangan yang sama dengan Marquez. “Bagi saya, dari pengalaman mengendarai motor berbeda (Honda dan Yamaha), kemampuan berbelok sangat penting,” jelasnya.

Sejak 2008 naik kelas ke MotoGP, Dovizioso sudah pernah mengendarai tiga motor yang berbeda. Periode 2008-2011 dia mengendarai Honda RC212V. Di musim berikutnya, rider Italia itu pindah ke tim satelit Yamaha, Tech 3 mengendarai YZR-M1. Sejak 2013 sampai sekarang menunggang Desmosedici. “Kalau kami bisa memperbaikinya sedikit saja (lebih mudah diajak belok), rasanya sudah cukup untuk menjadikan kami bersaing di setiap akhir pecan,” yakinnya.

Ducati memang dikenal sebagai motor yang kurang lincah di tikungan. Masalah ini seperti menjadi DNA Ducati sejak awal berlaga di MotoGP. Hebat di trek lurus tapi sulit diajak belok. Namun sejak Desmosedici GP15 dibangun, masalah tersebut bersangsur bisa dikurangi. Hingga GP16 mampu meraih dua kemenangan tahun lalu, dan GP17 menang enam seri musim ini.

Dovi hanya finis di posisi 8 dan 15 di hari pertama dan kedua uji coba Valencia. Namun dia tak terlalu khawatir dengan posisinya tersebut. Karena Ducati memang belum mengeluarkan motor barunya untuk musim depan. Meski begitu, tetap saja Ducati harus waspada dengan pengembangan motor tim-tim rival. ''Pada sesi uji coba selalu banyak pembalap yang tampil cepat. Tapi di race, relatif pembalap itu-itu saja yang berada di depan,'' tukasnya.

Agak berbeda dengan Dovi, Lorenzo cukup khawatir dengan kemajuan pesat yang diraih Honda pada uji coba Valencia. Untuk kali pertama, Honda langsung cepat dan konsisten di uji coba post season pertama. Bahkan Marquez mengklaim jika motor barunya sudah lebih baik dari spek 2017. Saking pedenya Repsol Honda tidak akan turun di uji coba resmi berikutnya di Jerez pekan depan.

 

''Kami masih berkutat dengan frame (rangka motor), sedangkan Honda sudah lebih maju dengan mesin 2018,'' ucapnya. Menurutnya, mesin baru masih dalam proses pengembangan dan baru bisa digunakan pada uji coba pra musim pertama di Malaysia.

Sama dengan Dovi, Lorenzo juga memiliki keinginan khusus untuk pengembangan motor barunya nanti. Rider Majorca itu meminta kepada Ducati agar mesin baru nanti lebih smooth atau lebih halus dalam urusan power. ''Mesin yang sekarang masih terlalu agresif,'' katanya. Mesin yang terlalu agresif, lanjutnya, menyulitkan rider saat memasuki tikungan (corner entry). (cak)


TOPIK BERITA TERKAIT: #motogp #balap-motor 

Berita Terkait

IKLAN