Hukum

KPK Didesak Usut Dramatisasi Penangkapan Setnov

Redaktur: Darul Fatah
KPK Didesak Usut Dramatisasi Penangkapan Setnov - Hukum

INDOPOS.CO.ID - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto meminta KPK agar tidak lengah dan terlena pasca penangkapan dan berhasil menahan Setya Novanto (Setnov).  

Ia meminta lembaga anti rasuah tersebut untuk terus mendalami keterlibatan pihak-pihak yang belum tersentuh dalam perkara kasus megakorupsi e-KTP. 

"Jangan kecolongan, KPK tidak boleh lengah dan terlena pasca penangkapan SN yang dilanjutkan dengan pemeriksaan awal dan penahanan, " ungkap dia, Senin (20/11).  

Selain itu dia mengusulkan, KPK untuk memberikan perhatian atas dugaan keterlibatan pihak tertentu yang sengaja menyembunyikan Novanto dan provokasi pernyataan yang mendramatisasi kesehatan Novanto. 

Sebab berpotensi terjadi kebohongan publik. "KPK harus terus responsif atas segala kemungkinan yang akan menghadangnya" ucap dia. 

Bambang menyebutkan, ada tiga hal penting lain yang harus diperhatikan, diantisipasi dan dilakukan KPK. Pertama, percepatan seluruh pemeriksaan saksi dan pemberkasannya.  

Sehingga seluruh unsur penting untuk membuktikan tuduhan sudah solid untuk dirumuskan untuk melakukan  dakwaan.  Perkara pun bisa segera dibawa pengadilan. 

Kedua, KPK juga harus mulai mengantisipasi potensi corruptor fights back yang potensial dilakukan oleh Novanto dengan seluruh kekuatan jaringannya, khususnya dalan konteks Hukum.

Ketiga, KPK diusulkan untuk  mengembangkan dugaan kejahatan pencucian uang yang biasanya berkaitan dengan tindak pidana korupsi di dalam kasus Novanto. (nug)

Berita Terkait

Headline / Gubernur Aceh Divonis 7 Tahun

Hukum / Rommy Curhat soal Fasilitas Rutan hingga Buku Yoga

Hukum / Ketua KPK Punya Harapan di Bulan Suci Ramadan

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik Pangarso

Hukum / KPK dan Kemenkumham Bahas Penyempurnaan UU Parpol

Nasional / KPK Panggil Sofyan Basir sebagai Tersangka


Baca Juga !.