Nasional

Pengusaha Indonesia Muda Apreasiasi KPK

Redaktur: Darul Fatah
Pengusaha Indonesia Muda Apreasiasi KPK - Nasional

Para pimpinan KPK.

INDOPOS.CO.ID - Ketua Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (20/11) siang. Ia tiba di gedung Merah Putih sekitar pukul 13.45 WIB. 

Sam mengaku, kedatangannya kali ini untuk memberikan apresiasi atas kinerja KPK. Sebab lembaga anti rasuah itu sudah berani dan tegas dengan menahan tersangka korupsi megaproyek e-KTP, Setya Novanto.

Bahkan, Sam secara langsung memberikan ucapan selamat. Terpampang pula kiriman karangan bunga di depan gedung KPK yang berlokasi di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Saya datang untuk memberikan ucapan selamat kepada KPK karena atas kerja yang baik dan membuat semua rakyat senang. KPK harus tetap tegak dan berdiri seperti tiang listrik," kata dia.

Ia menyebutkan, tak ada orang besar atau kecil di depan hukum. Maka dari itu, semua orang harus ditindak sama sesuai hukum yang berlaku. 

Menurut dia, penahanan Novanto mencerminkan KPK bisa berlaku adik. "Kejadian ini juga menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara hukum dan berdaulat. Penangkapan ini bukti hukum yang berjalan. Tentu semua rakyat bahagia," sebut Sam.

 Janji Beri Rp 1 Miliar

Sebelumnya saat Setya Novanto menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RCM), Sam turut memberikan karangan bunga pada Sabtu (18/11) lalu. 

Sayangnya, karangan bunga tersebut dirusak oleh orang tak dikenal. Ia berencana melaporkan ke pihak berwajib atas kejadian itu. Meski tak mempersoalkan harga karangan bunga, namun bagi dirinya hal itu terkait dengan harga.

"Rencana mau ke Bareskrim Polri sampai dia (perusak) ditangkap. Saya kasih Rp 1 miliar bagi yang tahu keberadaan pria atau menangkap pria misterius perusak kiriman bunga ini.  Ini masalah harga diri," tutur dia.

Sementara itu, Sam mengaku terus mendukung KPK dalam penyusutan kasus Ketua DPR RI itu. "Motif dan tujuan saya agar KPK lebih semangat menangkap koruptor dan pemain hukum lainnya. Jangan main-main hukum karena ada KPK," tutup dia. (gel)

Berita Terkait

Nasional / Agus Rahardjo Putuskan Tak Calonkan Diri Kembali

Nasional / KPK Sita 12 Kendaraan Abdul Latif

Hukum / KPK Panggil Sekda Kabupaten Tulungagung

Hukum / KPK Periksa Sekjen DPR RI Indra Iskandar

Headline / KPK Panggil Dua Pejabat PLN


Baca Juga !.