Headline

KPK Mulai Periksa Setnov

Redaktur: Darul Fatah
KPK Mulai Periksa Setnov - Headline

Setya Novanto. Foto: Ismail Pohan/INDOPOS.CO.ID

INDOPOS.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  melakukan pemeriksaan awal ihwal status Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi mega proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP)  berbasis elektronik atau e-KTP.  Ini dilakukan usai Novanto menjadi tahanan KPK,  Mingu (19/11) kemarin. 

Juru bicara KPK Febri Dianysah dalam rilisnya kepada wartawan, Senin (20/11), mengatakan, penyidik telah menyampaikan hak-hak tersangka  dalam perkara yang sedang disangkakan kepadanya.  

Kendati demikian, Febri tidak merinci hak-hak tesangka yang dimaksud. "Pemeriksaan awal sudah dilakukan sesuai dengan hasil kesimpulan IDI yg menyatakan SN fit to be questioned atau sudah dapat dilakukan pemeriksaan dalam proses hukum yg sedang berjalan," ungkap dia. 

Informasi yang diterima dari penyidik, sambung dia, Novanto telah bersedia menandatangai berita acara pencabutan pembantahan dan penahanan lanjutan. Pertanyaan yang diajukan pun direspon dengan wajar.

Sekedar diketahui, Novanto akhirnya resmi ditangkap KPK usai mangkir berkali-kali saat hendak diperiksa sebagai saksi maupun tersangka dalam perkara korupsi megaproyek e-KTP  yang disiinyalir merugikan negara senilai Rp 2,3 triliun.  

Penangkapan Novanto pun mencuri perhatian publik. Ini menyusul insiden kecelakaan tunggal di kawasan permata hijau, sehari usai penyidik KPK mendatangi kediamannya untuk dijemput paksa.

Novanto bersama Anang Sugiana Sudihardjono, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dan Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Dirjen Dukcapil Kemendagri dan kawan-kawan diduga menyalahgunakan kewenangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara atas perekonomian negara sekurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp5,9 triliun dalam pengadaan paket penerapan e-KTP 2011-2012 Kemendagri.

Atas perbuatannya, Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Novanto juga diketahui mangkir untuk kesekian kalinya dari pemeriksaan KPK. (nug)

Berita Terkait

Headline / Gubernur Aceh Divonis 7 Tahun

Hukum / Rommy Curhat soal Fasilitas Rutan hingga Buku Yoga

Hukum / Ketua KPK Punya Harapan di Bulan Suci Ramadan

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik Pangarso

Hukum / KPK dan Kemenkumham Bahas Penyempurnaan UU Parpol

Nasional / KPK Panggil Sofyan Basir sebagai Tersangka


Baca Juga !.