Hukum

Jaksa Agung Akui Pernah Diminta Perlindungan Hukum oleh Setnov

Redaktur: Wahyu Sakti Awan
Jaksa Agung Akui Pernah Diminta Perlindungan Hukum oleh Setnov - Hukum

Jaksa Agung HM Prasetyo. Foto: yudha krastawan/indopos

INDOPOS.CO.ID - Jaksa Agung HM Prasetyo mengakui dirinya pernah diminta oleh Ketua DPR Setya Novanto untuk memberikan perlindungan hukum ihwal kasus yang menjeratnya di KPK. Bahkan, permintaan tersebut telah disampaikan langsung melalui surat resmi oleh Ketua Umum Golkar tersebut.

"Surat itu benar tapi apakah itu perlu direspon atau tidak kan tentu perlu dikaji dong. Ini kan ditangani oleh  penegak hukum lain, tentunya kita lihat sejauh mana penanganan oleh penegak hukum lain," ujar Prasetyo ketika dihubungi wartawan di Kejaksaan Agung, Senin (20/11/2017).

Namun, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum itu tidak menyebutkan kapan telah menerima surat permintaan perlindungan hukum dari Setnov yang sudah berstatus tersangka korupsi e-KTP. 

"Saya lupa tanggalnya. Sebenarnya memang ada (surat) tapi tentunya apakah itu  memang bisa direspon atau tidak ya, ini kan proses hukum sedang berjalan," ujarnya. 

Yang pasti, ditegaskan dia, dirinya tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan di KPK. Namun, diakuinya ia juga tidak bisa langsung menolak permintaan perlindungan hukum tersebut. 

"Bukan tidak akan, kita masih kaji, apakah kita punya kapasitas atau tidak. Kan kalau perlindungan itu kalau prosedurnya tidak benar, ini kan kita belum tahu persis prosedurnya benar atau tidak," jelasnya. 

Terkait dengan penetapan dan penahanan Setnov yang sudah menjadi kontroversial, Prasetyo juga tidak akan mencampuri polemik yang sudah berkepanjangan itu. 

"Ini kan masing masing membawa pembenarannya sendiri kan. Klo versi penasihat hukumnya ya pasti  (menganggap) apa yang dilakukan aparat penegak hukum itu kan dianggap keliru dan menyimpang. Tapi kan tentunya aparat penegakan hukum kan pasti punya dasar apa yang dilakukannya  berdasarkan undang-undang," pungkasnya.(ydh)

Berita Terkait

Headline / Gubernur Aceh Divonis 7 Tahun

Hukum / Rommy Curhat soal Fasilitas Rutan hingga Buku Yoga

Hukum / Ketua KPK Punya Harapan di Bulan Suci Ramadan

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik Pangarso

Hukum / KPK dan Kemenkumham Bahas Penyempurnaan UU Parpol

Nasional / KPK Panggil Sofyan Basir sebagai Tersangka


Baca Juga !.