Banten Raya

Ngebut, IRT Hantam Truk Parkir Langsung Tewas

Redaktur:
Ngebut, IRT Hantam Truk Parkir Langsung Tewas - Banten Raya

TKP : Motor yang dikendarai Indri, ibu rumah tangga yang tewas kecelakaan tunggal. tumpak m tampubolon/indopos

INDOPOS.CO.ID - Naas dialami Indri, 34 warga Kampung Ciater 1, RT 02/06, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ibu Rumah Tangga (IRT) itu meregang nyawa setelah motor yang dikendarainya menabrak truk pasir di Jalan Raya Pahlawan Seribu, Perumahan BSD, Serpong, Kota Tangsel yang tengah parkir di pinggir jalan.

Korban tewas seketika dengan kondisi mengenaskan di pinggir jalan. Salah satu saksi mata, Sumitro, 45, mengungkapkan kecelakaan tunggal yang menewaskan Indri terjadi sekira pukul 06.05. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Spacy bernopol B 3365 NYQ melaju kencang dari BSD Plaza menuju ITC BSD.

Namun tepat di depan sebuah kantor perbankan kendaraan korban yang kencang melaju ke bagian kiri jalan dan langsung menghantam bagian belakan truk pasir bernopol B 9080 SC yang tengah parkir di pinggir jalan. ”Suara hantaman motor sangat kencang,” terang Sumitro kepada INDOPOS, Rabu (22/11).

Setelah menghantam sisi kanan belakang truk, ujar Sumitro lagi, pengendara motor maut itu terpental ke udara dan terhempas ke aspal. Kerasnya tabrakan itu, membuat helm yang dikenakan Indri pecah. Sumitro juga mengaku melihat korban tak bergerak diikuti keluarnya darah segar dari bagian mulut dan telinga.

Setelah kejadian, sejumlah pengendara motor lain dan ojek online melaporkan kejadian tabrakan tunggal ini ke polisi. Satu jam kemudian, beberapa polisi langsung mengevakuasi korban. ”Saya sempat ditanya dan dimintai keterangan oleh polisi. Sopir truk yang parkir di pinggir jalan juga dimintai keterangan,” ucapnya juga.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hewdin menuturkan hasil olah tempat kejadian perkara diketahui pemicu kecelakaan tunggal yang menewaskan Indri karena diduga kehilangan konsentrasi saat mengemudikan motornya. Hasil benturan berkecepatan 90 km/jam itu, motor korban rusak berat.

Kendaraan roda dua itu rinsek dan beberapa onderdil bagian depan serta stang patah. ”Dugaannya memang korban tidak konsentrasi. Saat kendaraan kencang, korban kaget melihat truk yang terparkir,” paparnya. Saat kejadian, kondisi jalan cukup lenggang yang membuat pengendara memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi,” tuturnya.

Setelah dievakuasi jenazah Indri dievakuasi ke RSUD Tangerang untuk menjalani otopsi. Pihaknya pun telah menghubungi keluarga korban untuk datang dan menjemput jasad ibu dua anak tersebut. Sedangkan kedua kendaraan seperti ruk dan motor dibawa ke Mapolres Tangsel untuk dijadikan barang bukti. ”Untuk sementara kami belum bisa menentukan siapa tersangka kasus kecelakaan ini,” pungkasnya.(cok)

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Kabur, Jadi Tontonan Warga

Nusantara / Penyakit Serang Pengungsi Konawe

Banten Raya / Tiga Timsus Buru Perampok Toko Emas di Balaraja

Banten Raya / Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Kembali Makan Korban

Internasional / Bukti Penyerangan Kapal Tanker di Teluk Oman

Megapolitan / Selama Mudik, Tercatat Belasan Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas


Baca Juga !.