Senin, 19 November 2018 06:46 WIB
pmk

Kesehatan

Waspadai Pola Makan Bagi Anda yang Berusia 18-35

Redaktur: Syaripudin

SEHAT ITU PILIHAN: Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Ketua Departemen Ilmu, dr Fiastuti Witjaksono, M S SpGK bersama dengan penerima penghargaan Brand's Health Awards di Aston At Kuningan Suites, Selasa (28/11). Foto: Azuba/INDOPOS.CO.ID

INDOPOS.CO.ID - Gaya hidup sangat menentukan penerapan pola makan seseorang. Karena sehat adalah pilihan. Begitu juga dengan kebiasaan makan dengan gizi seimbang adalah pilihan. Karena dengan memiliki kebiasaan makan dengan gizi seimbang maka, lama-kelamaan menjadi kebiasaan dan tanpa disadari menjadi gaya hidup.

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Ketua Departemen Ilmu, dr Fiastuti Witjaksono, M S SpGK,  kebutuhan gizi di masing masing usia berbeda, maka penting untuk menerapkan pola makan dengan gizi seimbang sesuai kebutuhan.

”Bagi usia produktif, khususnya 18-35 harus waspada menjaga pola makan agar seimbang dengan energi yang dikeluarkan," kata dia saat mengikuti Brand's Health Awards 2017 di Aston At Kuningan Suites Selasa (28/11).  Ditegaskannya juga, di tengah derasnya arus informasi tidak terkecuali informasi tentang kesehatan, seringkali masyarakat berhadapan dengan hal-hal instan yang menggiurkan.

Namun apapun pilihan pola makan yang diinginkan harus bisa memenuhi ketentuan gizi seimbang dikombinasi dengan olah raga yang sesuai usia dan kebutuhan. Apalagi masyarakat di perkotaan dihadapkan gaya hidup super sibuk yang kecukupan asupan nutrisi, karena tergesa-gesa mengejar jadwal kegiatan yang sangat padat, masyarakat terbiasa mengonsumsi makanan lemak tinggi bergizi rendah atau menerapkan metode diet tertentu tanpa pengawasan dokter.

”Hal ini sangat mengkhawatirkan karena mengabaikan keamanan untuk mendapatkan hasil yang instan. Kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat perlu terus ditingkatkan," bebernya.  Secara umum kesadaran, masyarakat akan asupan gizi seimbang masih terbilang rendah. Sebagian masyarakat hidup sehat, tetap tidak dibarengi pemahaman kesehatan yang tepat.  

”Kini banyak beredar tips kesehatan yang masih dipertanyakan kebenaran dan keamanannya. Masyarakat harus cerdas dan berhati-hati menyikapi informasi dan tren kesehatan itu, jadi berkonsultasilah dengan ahli untuk mendapatkan penjelasan yang sahih,” kata dia. (aza)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Bayi Prematur Juga Bisa Tumbuh Optimal

Internasional

Jangan Biarkan Kanker Meredupkan Mimpi

Jakarta Raya

Hampir Capai Seratus Persen

Jakarta Raya

Anak Sering Mual dan Muntah, Waspadai Ginjal

Jakarta Raya

Radang Sebabkan Gigi Cepat Ompong

Jakarta Raya

Kuncinya, Gizi Seimbang Ditambah Susu

Jakarta Raya

IKLAN