Total Football

Mongolia vs Indonesia, Momen Rotasi Pemain

Redaktur:
Mongolia vs Indonesia, Momen Rotasi Pemain - Total Football

OGAH ANGGAP REMEH: Saddil Ramdani salah satu sayap andalan Indonesia saat kontra Mongolia di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, sore ini.

INDOPOS.CO.ID - Timnas Indonesia U-23 berpeluang besar melakukan pesta gol dalam laga lanjutan Aceh Solidarity Cup 2017. Sebab, lawan yang mereka hadapi nanti adalah Mongolia U-23, tim yang secara kualitas masih jauh berada di bawah skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-23, yang diproyeksikan untuk Asian Games 2018 itu. 

Ya, dengan materi yang tidak jauh berubah, skuad besutan pelatih asal Jerman, Michael Weiss itu pernah dibantai Timnas U- 23 dengan skor telak 7-0 saat kedua tim bersua di Kualifikasi Piala Asia U-23 di Bangkok, Juli lalu. Nah, dalam pertemuan kali kedua di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh (Live RCTI Pukul 16.00 Wib), Timnas seharusnya  bisa berbuat lebih. 

Apalagi, dalam pertandingan kali ini, skuad Timnas bisa dibilang jauh lebih lengkap dengan adanya tambahan tiga pemain senior, masing-masing kiper Andritany Ardhiyasa, bek Fachruddin Aryanto dan striker Illija Spasojevic. Meski begitu, tim pelatih Timnas U-23 tidak mau berbesar kepala dengan kondisi tersebut. 

Asisten Pelatih Timnas Bima Sakti mengatakan, tidak ada tim yang lemah dalam turnamen untuk memperingati 13 tahun peristiwa tsunami Aceh 2004 itu. Sebab, lanjut dia, kuat dan lemahnya lawan, semua tergantung dari kesiapan tim sendiri. "Jadi, kami hanya ingin fokus dengan tim sendiri. Sebab, Mongolia juga tim bagus," kata Bima. 

Mantan kapten Persiba Balikpapan itu mengungkan, tim pelatih sudah menginstruksikan para pemain untuk bisa bermain cepat dan taktis. Sebab, dengan pola permainan seperti itu, lanjut Bima, maka visi dan organisasi permainan tim bisa terukur. Para pemain pun sudah diinstruksikan untuk bisa menguasai bola sebanyak mungkin. 

Hanya saja, Bima berharap, hujan tidak lagi mengguyur Banda Aceh saat pertandingan berlangsung. Sebab, dalam pertandingan perdana, mereka tidak mampu mengembangkan permainan lantaran hampir seluruh permukaan lapangan tergenang air. "Karena kalau hujan, sulit bagi anak-anak untuk mengembangkan permainan," ujar dia. 

Lantas bagaimana dengan kondisi terakhir para pemain? Bima mengungkapkan, Luis Milla berencana melakukan sejumlah rotasi. Sebab, ada beberapa pemain pilar mereka yang mengalami masalah kebugaran, seperti Hargianto yang merasakan nyeri di bagian lutut kanan dan Septian David Maulana yang cedera engkel. 

Sementara itu, Michael Weiss, pelatih Mongolia mengungkapkan, mereka sudah melupakan kekalahan telak 0-3 dari Kyrgistan di pertandingan perdana. "Kami sudah melakukan banyak evaluasi dan berusaha bermain lebih baik lagi saat melawan tuan rumah. Melihat materi pemain yang dimiliki oleh tuan rumah, kami tampaknya harus bekerja lebih keras," ujar Weiss. (ben/jpg)

Baca Juga


Berita Terkait

Liga Indonesia / Indonesia Petik Pelajaran Berharga dari Korsel

Liga Indonesia / Klub Minta Kelonggaran TC Timnas

Total Football / Progres Osvaldo-Febri Signifikan di Timnas U-23

Total Football / Indonesia vs Guyana, Momen Cari Kerangka Skuad

Total Football / Kemenpora Serahkan Agenda Test Event Timnas kepada PSSI

Liga Indonesia / Sisakan Spaso, Pemain Senior Bakal Dikombinasikan dengan Skuad Timnas U-23


Baca Juga !.