Rabu, 19 September 2018 02:17 WIB
pmk

Nasional

Puluhan Juta Pelanggan Registrasi Ulang SIM Card

Redaktur: Darul Fatah

Dirjen PPI Kemenkominfo Ahmad M. Ramli. Foto: Slamet Harmoko/INDOPOS.CO.ID

INDOPOS.CO.ID - Hingga akhir November 2017, sekitar 88 juta pelanggan kartu prabayar telah melakukan registrasi ulang dengan menyertakan nomor Kartu Keluarga (KK).

Dirjen PPI Kemenkominfo Ahmad M. Ramli mengatakan, dimulai pada 31 Oktober lalu, program registrasi ulang sudah berjalan dengan baik. Hingga batas akhir pada 28 Februari 2018, diharapkan bisa selesai secara keseluruhan.

Menurut dia, kini handphone tidak hanya untuk komunikasi dan media sosial, melainkan juga sebagai alat untuk belanja online, transaksi perbankan, dan transaksi keuangan lainnya. 

"Jadi dengan registrasi ulang, kita inginkan jaminan keamanan untuk berbagai kegiatan. Jangan sampai handphone yang digunakan untuk kebaikan diciderai untuk kejahatan. Karena saat ini, Hp dengan SIM Cardnya bisa menjadi alat yang luar biasa," kata Ahmad, Senin (4/12)

Ia berharap, masyarakat jangan menunggu hingga batas akhir registrasi ulang. Pihaknya khawatir dengan padatnya proses registrasi yang dilakukan menjelang akhir akan menyebabkan gangguan dan mempersulit pengguna.

Kemudian untuk sanksi pemblokiran, Kemenkominfo tidak akan bersifat secara kaku. Setelah batas akhir registrasi pada 28 Februari 2018, masyarakat masih akan diberikan masa tenggang sekitar 30 hari lagi.

"Tentu ada konsekuensinya, di masa tenggang itu pada 15 hari pertama akan diblokir untuk panggilan dan sms keluar namun paket internet masih bisa digunakan. Selanjutnya di 15 hari berikutnya paket internet akan dimatikan dan hingga selesai masa tenggang maka nomor akan dihapus dari sistem," tukas dia. (sla)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #registrasi-ulang-kartu-sim-prabayar #registrasi-nomor-hp #kemenkominfo 

Berita Terkait

IKLAN