Jumat, 16 November 2018 04:53 WIB
pmk

Politik

PKB Ingin Lawan Politik Mainstream

Redaktur: Darul Fatah

Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding.

INDOPOS.CO.ID - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai wajah perpolitikan Indonesia masih belum menunjukan politik yang sehat. 

Pasalnya, beberapa tokoh yang muncul dalam survey Indo Barometer merupakan tokoh yang muncul karena momentum, bukan berdasarkan kualitas. 

"Kalau PKB ingin melawan mainstream, kalau sekarang kan calon-calonnya masih berdasarkan momentum, bukan berdasarkan pengalaman, prestasi dan kepemimpinan," ujar Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding di Kompleks Parlemen RI Senayan Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Menurut Abdul Kadir, memanfaatkan momentum tersebut memang keniscayaan dari model pemilih Indonesia. 

Dia juga tidak mengelak PKB akan melakukan seperti itu, namun PKB akan tetap mengusung calon baik dalam gelaran Pilpres maupun yang lainnya dengan mengkombinasikan.

"Kombinasi dahulu momentum iya, tapi juga harus memperhatikan kualitas," tandasnya.

Sedangkan PKB sendiri dalam gelaran Pilpres 2019 akan mengusahakan mendukung Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar maju sebagai Cawapres. 

Abdul Kadir mengklaim dukungan dari masyarakat telah banyak sekali. "Setengah bulan ini dukungan kuat dari semua komunitas, cuma Cak Iminnya belum memutuskan. Dukungan itu banyak dari masyarakat, ada dari komunitas adat, santri, petani, nelayan. itu tidak ada endorse dari kita (PKB)," klaim dia.

Selanjutnya dengan dukungan tersebut, PKB akan membicarakannya secara internal, sesuai dengan mekanisme yang ada di PKB.

"Kalau di kita itu ada mekanisme dengan kyai, NU, dan sebagainya harus bicara," pungkas dia. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pkb #abdul-kadir-karding #pilpres-2019 #pemilu-2019 

Berita Terkait

IKLAN