Rabu, 26 September 2018 04:04 WIB
pmk

Banten Raya

Wayang Ajen Sedot Perhatian Ratusan Warga Lebak

Redaktur:

WAYANG ZAMAN NOW: Aksi dalang Wawan Ajen saat tampil di Kabupaten Lebak, Minggu (3/12) malam. YASRIL CHANIAGO/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Warga Kabupaten Lebak disuguhkan pagelaran wayang ajen, pagelaran wayang kekinian dengan dalang Wawan Gunawan yang lebih dikenal dengan nama Wawan Ajen itu digelar di Stadion Pasiar Ona, Rangkasbitung, Lebak, Minggu (3/12) malam.

Pegelaran wayang zaman now itu didukung oleh audio visual yang spektakuler dan kepiawaian Ki Dalang dengan lakon Suluk Jabaning Langit itu dalam rangka memperingati HUT Lebak ke-189. Pagelaran wayang ajen itu mampu menyedot perhatian ratusan warga.

Tterbukti dengan ramainya penonton yang datang dari berbagai penjuru Lebak dan sekitarnya. Bupati Lebak  Iti Octavia Jayabaya juga turut menyaksikan pagelaran wayang ini sampai akhir acara. Dia mengatakan  pagelaran wayang yang didukung Kementerian Pariwisata itu diharapkan tidak hanya sekedar tontonan.

Menurutnya juga era globalisasi ini masuknya pengaruh dunia luar melalui berbagai media sulit ditolak, sehingga hanya dengan moral dan etika budayalah yang dapat menangkalnya.

”Harapan saya pagelaran wayang ajen ini dapat menjadi simbol kekuatan kita dalam mempertahankan adat dan budaya khususnya bagi generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa” terangnya kepada INDOPOS, Senin (4/12).

Sanggra Wilana, 32, penonton yang datang dari Kecamatan Wanasalam mengaku sangat puas.  Menurutnya kesenian wayang golek merupakan salah satu warisan luhur budaya bangsa, khususnya Jawa Barat dan Banten sebagai salah satu perangkat akulturasi budaya dalam menyebarkan syiar islam ditatar Sunda.

Dengan mengikuti perkembangan zaman pagelaran wayang golek disesuaikan dengan isu-isu strategis yang mendidik dan tetap mengandung unsur humoris yang sasarannya dapat menjangkau semua kalangan.

”Menarik penampilan wayang ajeng, selain ceritanya yang mendidik juga menggelitik. Karena disajikan dengan cara yang unik. Dengan cara kekinian,” ujar Sanggra. (yas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #wisata-bahari #desa-wisata 

Berita Terkait

IKLAN