Minggu, 25 Februari 2018 06:24 WIB
Citra indah

Kuliner

Chawan Mushi dan Japanese Curry, Masakan Sederhana yang Menggoda

Redaktur:

Foto. IWAN TRI WAHYUDI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Makanan Jepang melanda Indonesia. Beragam menu menarik dengan kemasan yang asik bisa diakses dengan mudah. Bisa via online, atau memanjakan lidah sambil nongkrong bersama keluarga.

Hokben salah satunya, dari namanya semua pasti kenal dengan restoran siap saji yang terbesar di seluruh Indonesia itu. Beragam menu menarik bisa dipilih sesuai selera.   

Menu Chawan Mushi dan Japanese Beef Curry diantaranya. Pembuatannya simpel dan tidak kalah lezat dari menu-menu yang ada.

Selasa (6/12) lalu, Hokben, restauran makanan cepat saji bergaya Jepang terbesar di Indonesia, mengajak INDOPOS memasak menu Chawan Mushi dan Japanese Curry.

Sesi memasak bersama Hokben ini berlangsung di Modena Experience Center, Jakarta Selatan. Dua masakan ini bisa dikatakan tradisitional food dan fusion food. Dari bahan-bahannya sudah terlihat membuat masakan tersebut sangatlah mudah.

Chawan Mushi mengunakan bahan dari telur ayam, dashi jiru, hon dashi, higashimaru (shoyu) dan mirin. Untuk toppingnya, ada daging ayam, udang kupas dan, dan jamur shintake.

Sebelum memasak sendiri, Chef Eko dari Modena mendemokan cara memasak Chawan Mushi. Pertama-tama seluruh bahan yaitu telur ayam, dashi jiru, hon dashi, shoyu, dan mirin, dicampur rata hingga mengembang. Bahan utama Chawan Mushin bisa dibuat banyak sekaligus bila tak ingin repot.

"Bisa dibuat banyak di rumah. Nanti yang dimasak disesuaikan kebutuhan. Sisanya disimpan dalam freezer untuk dimasak hari lainnya," ujar Chef Eko memberikan tips.

Nah setelah bahan utama tadi siap, topping disiapkan dan ditaruh dalam ramekin. Semacam mangkuk kecil. Topping untuk Chawan Mushin pada umumnya daging ayam, udang kupas, dan jamur shintake. Namun bisa apa saja sesuai selera. Topping yang sudah diletakkan dalam ramekin disiram campuran telur ayam dan bahan lainnya tadi.  ”Memasaknya juga sangat mudah. Cukup dikukus selama 10-15 menit,” katanya.

Saat mengukus, tutup kukusan dilapisi kain serbet. Tujuannya agar uap air tidak menetes ke permukaan Chawan Mushin dan merusak bentuknya. Karena mengukusnya tidak lama, Chawan Mushin pun sudah siap untuk disantap. Penampilannya sederhana tetapi menarik.

Disajikan dalam mangkuk kecil dan topping menghiasinya dengan manis. Makanan ini memang dihidangkan bersama mangkuknya dan dimakan sebagai makanan pembuka.

Menikmatinya sebaiknya menggunakan sendok kecil seperti sendok teh. Lalu colek sedikit demi sedikit dan masukkan ke mulut. Teksturnya sangat lembut di lidah. Seperti puding custard. Perpaduan telur, bumbu, kaldu, dan sedikit kecap asin membuat rasa Chawan Mushin mula-mula hambar, kemudian asin gurih, dan sedikit asam.  

Menu Makanan Segala Musik

Chawanmushi sudah dikenal di Jepang sejak zaman kuno. Makanan ini merupakan hidangan segala musim, disajikan dingin di musim panas atau sewaktu masih hangat di musim dingin.

Tesktur Chawan Mushi yang lembut seperti puding custard disenangi anak-anak dan orang tua."Chawan Mushi ini masakan otentik Jepang. Jadi masakan tradisional," ungkap Chef Eko.

Japanese Beef Curry termasuk fusion food. Bentuknya seperti kari dan bisa ditemukan di India dan Indonesia. Bahan-bahan Japanese Beef Curry juga mudah ditemukan. Bahan utamanya sirloin beef (daging sapi has luar), kentang, wortel, dan paprika hijau. Untuk saus kari, bahan-bahannya bawang putih cincang, unsalted butter, air, bawang bombai, hon dashi, curry powder, L&G sauce, java curry, dan chicken/beef powder.

Cara memasaknya juga mudah. Daging, kentang, wortel. dan paprika hijau dipotong-potong sesuai selera. Daging dimasak lebih dulu dengan sedikit butter atau minyak sampai matang. Lalu menyusul kentang, wortel, dan paprika hijau, ditumis hingga layu.

Kemudian ditambahkan bawang putih. Setelah matang, semua bahan utama dicampur dan ditambahkan air. Bahan utama direbus sampai mendidih dan curry powder, hon dashi dan bumbu kari lainnya dimasukkan.

"Lama memasaknya kira-kira 30 menit. Sebaiknya ," kata Chef Eko lagi.

Uniknya, saus kari Japanese Beef Curry ini semakin lama diaduk semakin kental. Saat mendidih, uapnya menyebar dan aroma harum pun tercium. Dari aromanya terbayang kelezatannya. Tak heran, begitu siap disantap peserta gathering dengan Hokben berebutan ingin mencicipi.

Kari Jepang disajikan dalam mangkuk kecil. Bisa disajikan terpisah atau langsung disatukan dengan nasi. Aromanya yang menggoda membuat lidah ingin segera mencicipinya.

Rasa karinya yang kental tidak begitu tajam sehingga cocok di lidah orang Indonesia. Malah lebih mirip rasa saus sate Padang. Tidak seperti rasa kari India yang menohok. Japanese Beef Curry pun semakin nikmat disantap dengan nasi jepang yang pulen.

Kari Jepang ini salah satu masakan populer di Jepang. Biasanya disajikan dalam tiga bentuk utama. Kare raisu atau nasi kari, kare udon, dan kare pan. Nasi kari Jepang ini biasanya secara sederhana disebut kare. Nah jika Anda ingin menikmati variasi kari Jepang, bisa memilih sesuai selera.(uma)


TOPIK BERITA TERKAIT: #Kuliner 

Berita Terkait

Nikmati Makanan Dengan Suasana Geladak Kapal

Kuliner

Santap Yu Sheng Disini Yuk

Kuliner

30 Dim Sum Temani Imlek

Kuliner

Menikmati Kuliner Eropa Sambil Main Musik

Kuliner

IKLAN