Kamis, 15 November 2018 07:13 WIB
pmk

Nasional

Operasi Pasar, Pertamina Selidiki Kelangkaan LPG 3 Kg

Redaktur: Nurhayat

INDOPOS.CO.ID- Kelangkaan LPG subsidi  3 kilogram, membuat resah masyarakat. Beberapa hari ini, mereka kesulitan untuk mendapatkannya. Di sejumlah tempat terjadi antrian pembelian gas tersebut. Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab langkanya LPG tersebut. 

PT Pertamina langsung bereaksi cepat mengatasi hal itu dengan melakukan operasi pasar. "Stok LPG 3 kg Pertamina sangat aman. Berada dirata-rata nasional 18-19  hari. Jadi masyarakat  tidak perlu khawatir LPG subsidi 3 kg  kurang," ujar Direktur Pemasaran PT  Pertamina Muchamad Iskandar, saat menggelar jumpa press di kantor pusat Pertamina, Jumat (8/12). 

"Berapapun kebutuhan masyarakat akan kita penuhi. Jadi tidak perlu khawatir kalau ada kekurangan," imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, pihaknya masih mencari penyebab kelangkaan LPG tersebut. Pasalnya,

Kalau melihat realisasi penyaluran LPG harian tidak ada penurunan. Yakni mencapai rata 20,2 ribu metrik ton per hari. "Berarti tidak benar ada isu pengurangan. Penyaluran harian rata-  20,2 ribu metrik ton perhari," ujarnya.

Terkait kondisi tersebut, kata Iskandar, pihaknya akan meningkatkan penyaluran LPG. Yakni menjadi 21 ribu metrik ton. Dikarenakan permintaan meningkat. Bahkan jelang libur Natal dan Tahun Baru, juga akan ditingkatkan menjadi 23-24 ribu metrik ton perhari. "Hal itu kita lakukan sampai situasi kelangkaan LPG  reda," jelas Iskandar. Selain itu lanjutnya, pihaknya juga melakukan operasi pasar.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Usaha Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Haryadi Adityawarman mengatakan, tidak ada pengurangan penyaluran LPG 3 kg Yang ada kebutuhan melonjak.

"Pertamina sudah komitmen, berapapun kebutuhan LPG subsidi 3 Kg akan di penuhi.  Pemerintah menjamin. Kita punya stok sangat aman, 19 hari. Sangat aman, Masyarakat  tidak perlu khawatir," ujarnya.

Sementara itu, Basuki Trikora Putra SVP Non Fuel Marketing PT Pertamina mengatakan, pihaknya sudah melakukan operasi pasar. Di sejumlah provinsi di Indonesia.  Serta menambah volume penyaluran normal harian. "Untuk wilayah DKI, tanggal 7 Desember kemarin, sudah kita lakukan operasi pasar," pungkasnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gas-elpiji #gas-3-kg #pertamina 

Berita Terkait

Motor Listrik Nasional Mulai Diproduksi 2019

Ekonomi

Polres Awasi Harga Eceran Gas Elpiji

Banten Raya

Diprediksi Pertamina Defisit Rp 40 Triliun

Nasional

Subsidi BBM-Elpiji Membengkak

Nasional

Pengumuman, Harga BBM Nonsubsidi Naik!

Ekonomi

IKLAN