Megapolitan

696 Kantin Kejujuran di Sekolah Bangkrut

Redaktur:
696 Kantin Kejujuran di Sekolah Bangkrut - Megapolitan

TINGGAL KENANGAN: Siswa berbelanja di kantin kejujuran di salah satu SMAN negeri di Kota Bekasi. Foto : istimewa

INDOPOS.CO.ID - Kantin kejujuran yang digadang-gadang membangun karakter jujur bagi pelajar yang digagas di ratusan sekolah di Kota Bekasi bangkrut. Sejak dibentuknya pada 2007 silam, dari 697 kantin yang dibentuk kini hanya menyisakan satu kantin, yakni di SMAN 1 Kota Bekasi.

”Hampir semua mati, hanya tersisa satu kantin yakni di SMAN 1 di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur,” terang Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Inayatullah, Senin (11/12). Kedepan, kata Inay juga, pihaknya akan menghidupkan kembali kantin kejujuran di sekolah.

Menurutnya, keberadaan kantin tersebut bagian dari pembentukan karakter sejak dini agar siswa menjadi orang yang jujur. Perlu diketahui, kantin kejujuran sejak 2007  dibangun di sekolah-sekolah di Kota Bekasi. Bahkan, oleh Pemkot Bekasi ratusan kantin itu sempat disubsidi Rp 1 juta setiap sekolah dari APBD 2009.

Kantin kejujuran biasanya menjual makanan ringan. Di kantin itu hanya ditaruh makanan berikut dengan harganya. Sedangkan pembelinya cukup menaruh uang di kotak yang disediakan. Kantin itu tidak ada yang berjaga seperti kantin lainnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi Didi Suhardi mengatakan kantin kejujuran tidak bisa bertahan karena ulah oknum siswa yang tak jujur. Alhasil, kantin tersebut terus mengalami kerugian hingga berujung bangkrut.  ”Sebenarnya yang jujur banyak, tapi karena ulah yang tidak jujur, maka semuanya kena dampaknya,” katanya.

Kepala SMAN 1 Kota Bekasi Mawardi mengatakan kantin kejujuran di sekolahnya masih eksis sampai saat ini sejak berdiri pada 2007 silam. Bahkan, kantin yang dikelola siswa itu mampu mendapatkan keuntungan hingga Rp 1,5 juta sebulan. ”Omzet sehari bisa Rp 500 ribu, Alhamdulillah sampai hari ini masih terus berjalan,” tandasnya.

Berbeda diungkapkan Kepala SMAN 2 Kota Bekasi Ekowati yang mengatakan kantin kejujuran di sekolah yang dipimpinnya hanya bertahan satu tahun. Lalu, kantin itu gulung tikar karena selalu rugi lantaran pendapatan dan belanja tidak sesuai. ”Barangnya tidak ada, duitnya juga tidak ada. Lama-lama kan jadi rugi,” katanya. (dny)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Angkut Kayu Diduga Hasil Ilegal Logging

Nusantara / Lagi, Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar

Banten Raya / Indomaret Bongkar Trotoar tanpa Izin

Nusantara / Kabur, Jadi Tontonan Warga

Nusantara / Penyakit Serang Pengungsi Konawe

Banten Raya / Tiga Timsus Buru Perampok Toko Emas di Balaraja


Baca Juga !.