Hukum

Setya Novanto Didakwa Perkaya Diri Sendiri dan Orang Lain

Redaktur:
Setya Novanto Didakwa Perkaya Diri Sendiri dan Orang Lain - Hukum

Setya Novanto. Foto. dok.

INDOPOS.CO.ID - Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntun Umum KPK, Ketua DPR RI Setya Novanto, didakwa memperkaya diri dengan menerima uang sebesar Rp 7,3 juta dolar AS terkait proyek e-KTP. Selain itu, dia juga didakwa memperkaya orang lain atau korporasi

“Dalam proses penganggaran dan pengadaan barang atau jasa Pekerjaan Penerapan KTP Elektronik, selain memperkaya terdakwa juga memperkaya pihak-pihak lain," kata Jaksa membacakan surat dakwaan, Rabu (13/12) di Pengadilan Tipikor.

Selama persidangan berlangsung, Setya Novanto lebih banyak terdiam .Majelis Hakim bahkan sempat dua kali menskorsing sidang. Setnov mengaku sakit.

Pantauan di dalam ruang sidang, Setnov berulang kali batuk. Bahkan, Setnov harus mendapat bantuan untuk berdiri. Tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terus berada di samping Setnov selama persidangan di Pengadilan Tipikor, Rabu, (13/12).

Hakim Ketua bahkan harus mengulang-ulang pertanyaan. Bahkan, pertanyaan pembenaran nama, tempat lahir, pekerjaan, sampai alamat tempat tinggal Setnov. Namun, respon Setnov terkadang menjawab dengan suara tidak jelas dan terus tertunduk.

“Saya tanyakan lagi, apakah nama saudara Setya Novanto? Umur 62 tahun? Lahir di Bandung, 12 November 1955? Pekerjaan Ketua DPR?," tanya Hakim Ketua Yanto.

Berselang beberapa menit kemudian, Setnov mengeluarkan suara di depan Majelis Hakim
“Saya masih sakit mulia,”kata dia pelan diselingi batuk berkali-kali.(nug)

Adapun nama-nama yang diperkaya Setnov melalu skandal e-KTP sebagai berikut :


1. Irman
Uang sebesar Rp 2.371.250.000 dan 877.700 dolar AS

2. Sugiharto
Uang sebesar 3.473.830 dolar AS

3. Andi Narogong
Uang sebesar Rp 1.186.000.000 dan 2,5 juta dolar AS

4. Gamawan Fauzi
Uang sebesar Rp 50 juta, 1 unit ruko di Grand WIjaya dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya melalui Azmin Aulia

5. Diah Anggraeni
Uang sebesar Rp 22,5 juta dan 500 ribu dolar AS

6. Drajat Wisnu Setyawan
Uang sebsar Rp 25 juta dan 40 ribu dolar AS

7. Enam Anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa
Masing-masing mendapatkan Rp 10 juta

8. Johannes Marliem
Uang sebesar Rp 25.242.546.892 dan 14.880 dolar AS

9. Miryam S. Haryani
Uang sebesar 1,2 juta dolar AS

10. Markus Nari
Uang sebesar Rp 4 miliar dan 400 ribu dolar AS

11. Ade Komarudin
Uang sebesar 100 ribu dolar AS

12. M. Jafar Hafsah
Uang sebesar 100 ribu dolar AS

13. Beberapa anggota DPR periode 2009-2014
Uang sejumlah Rp 44 miliar dan 12.856.000 dolar AS

14. Husni Fahmi
Uang sebesar Rp 10 juta dan 20 ribu dolar AS

15. Tri Sampurno
Uang sebesar Rp 2 juta

16. Beberapa Tim Fatmawati, yakni Yimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Supriyantono, Setyo Dwi Suhartanto, Benny Akhir, Dudy Susanto, dan Mudji Rachmat Kurniawan
Masing-masing mendapatkan Rp 60 juta

17. Wahyudin Bagenda selaku Direktur Utama PT LEN Industri
Uang sebesar Rp 2 miliar

18. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam, dan Dama Mapangara selaku Direksi PT LEN Industri
Masing-masing mendapatkan Rp 1 milar dan untuk kepentingan gathering dan SBU masing-masing sejumlah Rp 1 miliar.

19. Mahmud Toha
Uang sebesar Rp 3 juta

20. Charles Sutanto Ekapradja
Uang sebesar Rp 800 ribu dolar AS

21. Manajemen Bersama Konsorsium PNRI
Uang sebesar Rp 137.989.835.260

22. Perum PNRI
Uang sebesar Rp 107.710.849.102

23. PT Sandipala Artha Putra
Uang sebesar Rp 145.851.156.022

24. PT Mega Lestari Unggul yang merupakan holding company PT Sandipala Artha Putra
Uang sebesar Rp 148.863947.122

25. PT LEN Industri
Uang sebesar Rp 3.415.470.749

26. PT Sucofindo
Uang sebesar Rp 8.231.289.362

27. PT Quadra Solutions

Uang sebesar Rp 79 miliar

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / KPK Dalami Peran Rommy di Pengurusan Anggaran Tasikmalaya

Nasional / Pengusaha Didakwa Suap Bowo Sidik Rp 2,5 Miliar

Hukum / Sidang Kasus Rommy, Lukman dan Khofifah Tak Hadir

Nasional / Dua Rektor UIN Banda Aceh Diperiksa KPK

Nasional / Kasus Rommy, KPK Periksa Rektor UIN


Baca Juga !.