Minggu, 23 September 2018 07:28 WIB
pmk

Liga Italia

Jamu Udinese, Inter Milan Pantang Kalah

Redaktur:

Foto: INT

INDOPOS.CO.ID - Inter Milan belum terkalahkan hingga giornata ke-16 Serie A. Rekor itu bisa berlanjut. Sebab, di atas kertas, Nerazzurri – julukan Inter – diunggulkan untuk mengalahkan Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, malam ini.

Banyak faktor yang membuat Inter di atas angin. Materi pemain, sejarah, dan keuntungan bermain di kandang. Tapi, sekali lagi, hal itu hanya hitung-hitungan di atas kertas. Di atas lapangan, semua kemungkinan bisa terjadi. 

Setelah sebelumnya fokus di Serie A, mulai pekan ini Inter berbagi konsentrasi di ajang Coppa Italia. Tim asuhan Luciano Spalletti itu melenggang ke perempat final setelah menang adu penalti 5-4 atas wakil Serie C Pordenone (13/12).  ''Itu (melawan Pordenone, Red) adalah laga yang sulit. Saya sudah mengalami kondisi seperti itu beberapa kali dan tahu bahwa pertandingan itu bisa mempengaruhi psikis para pemain,'' kata Spalletti seperti dilansir Football Italia.

Ya, meski akhirnya menang, para penggawa Inter dipaksa bermain 120 menit dan tidak bisa mencetak gol. Sempat memasang mayoritas pemain pelapis di awal laga, Spalletti akhirnya menurunkan beberapa penggawa utama untuk memforsir kemenangan.

Nah, jelang menjamu Udinese, gelandang Inter Joao Mario sangat mungkin absen karena sakit tenggorokan. Striker Eder yang baru mencatatkan debut starter musim ini saat melawan Pordenone juga bermasalah dengan kebugaran.

Sebaliknya, Udinese dengan modal positif. Performa mereka menanjak seiring dua kemenangan beruntun sekaligus clean sheet. Yakni, menang 3-0 atas Crotone (4/12) dan mengalahkan Benevento 2-0  (10/12).  Itu adalah kemenangan kedua Bianconeri – julukan Udinesea – dari tiga laga bersama pelatih anyar Massimo Oddo. Mantan pemain Lazio dan AC Milan itu menggantikan Luigi Del Neri yang dipecat pada 21 November.

Oddo mengatakan bahwa konfidensi skuadnya saat ini tengah menanjak. Dia juga menyinggung performa Inter saat menghadapi Pordenone adalah pertanda bahwa Inter bisa dikalahkan.

''Kami sadar laga nanti besok (malam ini) akan sangat sulit karena menghadapi pemuncak klasemen. Inter akan menampilkan permainan yang berbeda dibanding saat menghadapi Pordenone,'' kata pelatih 41 tahun itu kepada La Gazzetta dello Sport. ''Jangan bandingkan kami dengan Pordenone. Cepat atau lambat, Inter pasti akan kalah,'' ujarnya. (io/ca)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-italia #inter-milan 

Berita Terkait

Jamu Parma, Icardi Ingin Pecah Telur

Liga Italia

Jamu Parma, Icardi Ingin Pecah Telur

Liga Italia

Inter Milan Coret Tiga Pemain untuk Liga Champions

Liga Champions

Bukan CR7, Tapi CR5,5

Liga Italia

Saham Klub Dibeli dengan Bitcoin

Liga Italia

IKLAN