Rabu, 14 November 2018 01:41 WIB
pmk

Liga Italia

Juventus versus AS Roma , Saling Sikut di Serie A

Redaktur:

GONZALO HIGUAIN (kiri) EDIN DZEKO

INDOPOS.CO.ID - Serie A musim ini tidak hanya mengenai persaingan Inter Milan dan Napoli yang saling sikut sebagai capolista. Juventus dan AS Roma memiliki peluang yang sama besarnya bila melihat konfigurasi klasemen terkini. Bahkan, AS Roma bisa merangsek ke posisi dua bila menang melawan Juve dini nanti. Itu terjadi bila Daniele De Rossi dkk juga memenangi laga tunda mereka melawan Sampdoria yang digeber 24 Januari mendatang.

Sedangkan bagi Juve, kemenangan atas Roma membuat mereka bisa menjaga jarak dari Napoli yang ada di pucuk klasemen. Hanya saja, kedua tim memiliki bekal berbeda jelang laga yang digeber di Allianz Stadium itu. Roma baru saja tersingkir di perdelapan final Coppa Italia setelah kalah 1-2 dari Torino sedangkan Juve menang 2-0 dari Genoa (20/12). ''Roma adalah tim yang hanya kebobolan 3 gol dari semua laga tandangnya di Serie A musim ini. Di Francesco (pelatih Roma, Red) adalah pelatih yang bisa menyebabkan tim anda menderita dalam sekejap,'' ujar Allegri seperti dilansir Football Italia.

Meski begitu, Nyonya Tua memiliki rekor selalu menang melawan Roma dalam enam laga home terakhir. Hebatnya, dalam enam pertandingan tersebut gawang mereka baru sekali kebobolan.

Hanya, ada beberapa posisi dalam starter yang belum ditentukan Allegri. Salah satunya adalah bek kanan. Sebab, baik Stephan Lichsteiner dan Andrea Barzagli saat ini tengah on fire.

Pemain lain yang belum mendapat garansi tampil adalah Paulo Dybala. Kebetulan, dalam dua giornata terakhir striker timnas Argentina itu diparkir Allegri lantaran bermasalah dengan kondisi fisiknya. Hanya saja, saat dipercaya jadi starter melawan Genoa di Coppa Italia, La Joya langsung moncer dengan satu gol dan satu assist. Itu yang membuatnya bisa saja starter untuk laga nanti.

''Bukan hanya beberapa pemain yang belum saya putuskan. Bahkan, saya juga belum memutuskan apakah menggunakan formasi tiga gelandang (4-3-3) atau lainnya (4-2-3-1),'' kata Allegri. ''Mengenai Dybala, dia adalah pemain Juventus yang paling banyak tampil sepanjang 2017 dengan 38 laga. Jadi, bila dia menjadi cadangan di dua laga sebelumnya, itu tidak berarti apapun,'' lanjut mantan pelatih AC Milan itu.

Penjaga gawang AS Roma Alisson Becker sadar bahwa Juve lebih diunggulkan dini hari nanti. Meski baru saja gagal di Coppa Italia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari Roma karena mereka kini justru lebih termotivasi untuk meraih scudetto. ''Sejauh ini, kami masih berada di trek yang benar untuk itu (scudetto). Untuk menjadikannya kenyataan, kami harus menang dari siapapun, termasuk Juve,'' kata kiper timnas Brasil itu.

Kali terakhir Roma scudetto adalah musim 2000-2001. Sedangkan Juve tengah mengejar gelar ketujuh beruntunnya musim ini. ''Memang ada kekecewaan karena kami gagal di Coppa Italia. Namun, saya tidak cemas karena tim ini tidak bermain jelek dan tetap akan maksimal saat melawan Juve,'' timpal Di Francesco,'' (io)

Perkiraan Pemain:

Juventus (4-3-3): Szczesny (g); 15-Barzagli, 4-Benatia, 3-Chiellini, 12-Alex Sandro; 6-Khedira, 5-Pjanic, 14-Matuidi; 11-Douglas Costa, 9-Higuain, 10-Dybala

Pelatih: Massimiliano Allegri

Roma (4-3-3): 1-Alisson (g); 24-Florenzi, 44-Manolas, 20-Fazio, 11-Kolarov; 4-Nainggolan, 16-De Rossi (c), 6-Strootman; 14-Schick, 9-Dzeko, 8-Perotti

Pelatih: Eusebio Di Francesco

Wasit: Paolo Tagliavento

Stadion: Allianz Stadium


TOPIK BERITA TERKAIT: #juventus #as-roma #liga-italia 

Berita Terkait

Bukan Striker Bengal

Indosport

Bukan Striker Bengal

Indosport

El Faraon Pembeda

Liga Italia

Terima Kasih, Alvarez

Liga Champions

Abaikan Aksi Songong Mou

Liga Champions

IKLAN