Rabu, 26 September 2018 12:01 WIB
pmk

Nasional

Wajib Dikunjungi, Palembang Kemas Destinasi Makin Menarik

Redaktur:

MAGNET: Salah satu dari 11 destinasi wisata di Kampung Al-Munawar. DISBUDPAR SUMSEL FOR JPC

INDOPOS.CO.ID - Kota Palembang sebagai salah satu tuan rumah Asian Games bersama DKI Jakarta pada tahun depan terus berbenah. Bukan hanya dari segi infrastruktur, namun juga wisata. Langkah itu untuk menarik wisatawan berkunjung ke Kota Pempek itu menjelang Agustus 2018. Dari 65 destinasi wisata di Kota Palembang, ada 11 destinasi yang wajib dikunjungi jika ke berada di Kota Pempek.

Belasan destinasi tersebut antara lain, Kampung Arab Al-Munawar, Kampung Kapitan, Pulo Kemaro, Museum Negeri Bala Putra Dewa, Museum SMB II, dan TPKS Gandus. Lima destinas lainnya, Benteng Kuto Besak, Al-Qur’an Raksasa, Masjid Agung, Klenteng 10 Ulu, dan Taman Bukit Siguntang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Irene Camelyn Sinaga mengatakan, even Asian Games 2018 merupakan kesempatan emas untuk menggaet wisatawan. Tujuannya agar mereka mau berkunjung ke Kota Palembang. Bukan hanya dalam urusan olahraga tetapi juga urusan wisata.

Karena itu, pihaknya berupaya untuk mengemas semenarik mungkin destinasi wisata di Kota Palembang. ''Saat ini kami fokuskan dahulu 11 destinasi wisata untuk dikemas semenarik mungkin,'' kata Irene dihubungi media ini, Senin (18/12).

Pengemasan destinasi wisata ini salah satunya melakukan rehab dan lebih menonjolkan sisi visual. Salah satunya, Taman Bukit Siguntang dikemas lebih menonjol sisi sejarah tentang kerajaan Sriwijaya. Selain itu, jajarannya melengkapi sarana dan prasarana dari lokasi satu ke lokasi lainnya.

Seperti akses jalan menuju lokasi Alquran Raksasa yang dirasa kurang memadai segera dibenahi. ''Tidak semua 11 destinasi itu dalam tahap rehab. Namun, ada yang sudah siap seperti Masjid Agung,'' terang Irene. Menurut dia, sebelum Asian Games mendatang 11 destinasi wisata ini akan siap dikunjungi.

Pihaknya masih mendata jumlah wisatawan nusantara maupun mancanegara saat ini. Sebagai langkah terintegrasi, mereka berkoordinasi dengan Kementrian Pariwisata hingga ke luar negeri dalam rangka promosi. Tidak hanya di Asia Tenggara dan Asia Pasifik. Bahkan sampai ke Eropa.

Pihaknya juga bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Tour and Travel (Asita) Pusat dan Asita Daerah. ''Nantinya kami akan menyiapkan berbagai atraksi pariwisata menyambut peserta Asian Games,'' pungkas Irene. (lim/jpc)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #wisata-bahari 

Berita Terkait

IKLAN