Jumat, 16 November 2018 11:19 WIB
pmk

Liga Inggris

Arsitek Anyar Mitra Kukar Janji Tidak Pandang Bintang

Redaktur:

Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin. Kaltim Post

INDOPOS.CO.ID – Pada musim lalu, komposisi line up Mitra Kukar selalu bisa ditebak setiap kali pertandingan. Pemain asing dan berlabel timnas bisa dipastikan selalu masuk starting eleven. Namun, musim depan hal itu sama sekali tak berlaku. Pelatih asing Naga Mekes Rafael Berges Marin secara tegas mengatakan, dirinya tidak akan menganakemaskan pemain asing atau berlabel Timnas.

Untuk masuk starting eleven, pelatih asal Spanyol itu akan mengacu pada hasil latihan. “Semua pemain di tim ini harus bekerja keras dan bersaing secara sehat untuk masuk skuad utama. Saya tidak akan memandang status, siapa pun yang tidak menunjukkan keseriusannya saat berlatih, sulit bagi dia untuk mendapat kesempatan bermain,” tegas eks arsitek Cordoba itu.

Sebagai nakhoda baru, Rafa saat ini sedang mencoba memberikan warna baru di tim Kota Raja. Pola latihan keras dan disiplin, coba dia terapkan. Dia pun tak segan memberikan teguran keras kepada pemain yang dinilai tak serius mengikuti setiap sesi yang berikan.

“Saya menuntut semua pemain bersikap profesional. Ketika sedang di lapangan, mereka harus menghargai pekerjaan mereka sebagai pemain bola,” ungkapnya.

Hingga sepekan terakhir, Rafa masih berkutat pada menu latihan possession dan pressing. Dia menginginkan, setiap pemain benar-benar paham dengan tugas di posisi masing-masing. Dia berharap, skuadnya benar-benar siap untuk menghadapi Piala Presiden 2018 sebagai ajang pemanasan.

“Saya hanya ingin pemain tak mempersulit diri ketika bermain. Cukup dibuat simpel, dapat bola langsung oper teman. Ketika hilang bola, kembali ke posisi awal dan pressing,” pungkas Rafa.

Bayu Pradana menilai apa yang diinginkan sang arsitek bakal memberikan angin segar kepada pemain lain yang musim lalu minim menit bermain. Artinya, semua pemain punya kesempatan sama untuk menjadi pemain inti.

“Saya pribadi setuju, bahwa penghuni line up adalah pemain yang benar-benar dipilih karena kerja keras. Bukan embel-embel pemain senior atau timnas,” ungkap ayah satu anak itu.

Sebagai kapten tim, Bayu dengan tegas siap dicadangkan jika memang kualitasnya belum memenuhi standar sang pelatih. Menurut dia, pelatih punya hak memilih pemain sesuai dengan keinginan dia. Apalagi saat ini Naga Mekes memiliki sejumlah gelandang berkualitas.

“Saya siap bersaing secara sehat, ketika saya tidak memenuhi kriteria pelatih, saya siap dicadangkan. Dengan begitu, saya bisa introspeksi diri, agar lebih baik lagi,” imbuh Bayu.

Di mata Bayu, Rafa merupakan sosok pelatih yang berkualitas. Ketegasannya saat sedang bekerja menunjukkan, bahwa dia adalah coach yang berdedikasi tinggi untuk tim. Bayu berharap, di tangan Rafa, Naga Mekes bisa menjadi tim yang disegani di kompetisi mendatang. (don/is/k15/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mitra-kukar #liga-indonesia 

Berita Terkait

Sriwijaya Fokus Lolos Zona Degradasi

Liga Indonesia

Bukan Semata soal Uang

Liga Indonesia

“Kami Mau Menang, Mau Juara”

Liga Indonesia

Bukan Misi Mustahil

Liga Indonesia

Situasi Sulit, Tetap Enjoy

Liga Indonesia

Situasi Sulit, Tetap Enjoy

Liga Indonesia

IKLAN