Nasional

Tempat Sampah Akhir Mengancam Desa Wisata Dokan di Karo

Eksistensi desa ini terancam dengan rencana Pemda

Redaktur: Redjo Prahananda
Tempat Sampah Akhir Mengancam Desa Wisata Dokan di Karo - Nasional

Gerbang masuk Desa wisata Dokan

 

INDOPOS.CO.ID - Desa Dokan di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara  kini menjadi alternatif baru bagi wisatawan, namun eksistensi desa wisata ini terancam dengan rencana Pemda setempat.

Desa wisata ini kini destinasi andalan masyarakat Tanah Karo. Dengan daya tarik wisata budaya, berupa rumah adat batak karo, desa ini semakin kondang bagi wisatawan mancanegara. Terutama bila berkunjung ke Danau Toba. 

Sayang, eksistensi desa wisata ini terancam dengan rencana Pemerintah Setempat membangun Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA)
Pemda Karo memang telah melakukan sosialisasi tentang kegiatan ini pada awal Desember 2017. 

Namun sekadar membahas mengenai dampak positif, dari sisi ekonomi. Tetapi  tidak mambahas mengenai dampak sosial dan dampak lingkungan ke depan mungkin bisa terjadi secara mendalam.

“Banyak dampak, terlebih di sana terdapat Desa Dokan. TPA itu perlu sosialisasi , oleh pakar lingkungan dan sosial. Agar tidak mencemari destinasi di sini,” ujar salah satu warga Desa Kecamatan Merek 

Ironis lagi, lanjut warga itu, Pemda akan membangun TPA tersebut di daerah perbukitan dekat desa seluas 50.011 meter persegi, berdekatan dengan aliran sungai, bahkan melewatu tDesa Dokan. 

“Sungai ini menjadi sumber mata air dan biasa digunakan oleh masyarakat sekitar untuk keperluan sehari-sehari,” ujar dia lagi.

Pada (22/12) lalu, Pemda telah memasang pemberitahuan atau pamflet semi permanen dan memberi tenggat waktu kepada warga terkena dampak untuk memberikan masukan dalam waktu 3 hari kerja dan  29 Desember ini menjadi hari terakhir. 

“Warga masyarakat berharap agar lokasi TPA Jakarta di sekitar kampung-kampung ini. Karena sudah menjadi salah satu destinasi. Pola perjalanan mengarah ke Danau Toba atau rute sebaliknya, Danau Toba - Medan.”

Selain itu, dasar pemilihan Pemda, memilih lokasi berada di dataran tinggi dekat dengan Aliran Sungai, tanpa alasan. Air di sana menjadi sumber penghidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai.

Desa Dokan menjadi saksi bisu peradaban masyarakat orisinal Karo. Dokan menjadi situs kebudayaan Karo dan sudah diresmikan pemerintah menjadi sebuah desa budaya. 

Berjarak 20 km dari berastagi ke arah Danau Toba, Didalamnya terdapat Rumah Adat Batak Karo yang sudah direstorasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Desa Wisata Dokan menjadi salah satu destinasi andalan di Tanah Karo selain Berastagi.

Berita Terkait

Banten Raya / Wayang Ajen Sedot Perhatian Ratusan Warga Lebak

Nasional / Homestay Desa Wisata Pentingsari Segera Berstandar Dunia

Nusantara / Jukung-Jukung Meliuk di Sungai

Nasional / Pasar Seken Aviari Siap Jadi Ikon Pariwisata Batam?

Megapolitan / Kampung Bekelir Belum Layak jadi Lokasi Wisata


Baca Juga !.