Netizen

Pakai Hipnoterapi untuk Marketing

Redaktur:
Pakai Hipnoterapi untuk Marketing - Netizen

Foto : Nanda/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Hipnoterapi dapat dimanfaatkan untuk mengetahui seluk beluk diri manusia. Ilmu itu kemudian dimanfaatkan Ratih Puspitaningtyas untuk marketing usahanya. Kini Ratih lebih mendalami hipnoterapi untuk sejumlah hal.

----

Peristiwa teror yang terjadi di World Trade Center (WTC) Amerika Serikat menjadi titik balik kehidupan Ratih. Pengaruh dari ekonomi global yang terjadi saat itu membuat Ratih memutuskan pindah dari Jakarta ke Bali. Berharap dapat menemukan sebuah penghidupan baru, ia bersama suami memulai dengan bekerja di sebuah perusahaan travel online.

"Ya disana kan travel onlinenya itu memakai sosok bule sebagai brandnya. Dari situ saya melihat timbul trust dari konsumen. Karena orang mikir yang punya saja bule, pasti perusahaannya profesional. Dari situ saya melihat ternyata itu termasuk sebuah pengaruh hipnoterapi yang menyugesti konsumen," ujar dia saat ditemui INDOPOS, akhir pekan lalu.

Dari sana ia mulai tertarik mempelajari hipnoterapi. Beberapa pusat studi kusus mempelajari hipnoterapi ia datangi. Pada 2004 ia kemudian memutuskan untuk membuka usaha sendiri. Bergerak di bidang konsultan marketing. Pengaruh hipnoterapi tadi ia coba kembangkan ke dalam strategi marketing bisnis. Satu per satu kliennya merasa puas. Banyak yang berhasil setelah menggunakan jasanya sebagai konsultan. Setelah memiliki modal yang cukup, baik materi dan ilmu, ia memutuskan kembali pindah ke Jakarta.

Di Jakarta ia memulai kehidupan baru dengan jenis usaha yang kurang lebih sama. Masih bergerak di bidang konsultasi. Seiring berjalannya waktu ilmu yang dimiliki Ratih berkembang. Bersama sang kak ia memantapkan diri membuka klinik kusus hipnoterapi."Saya kemudian sama saudari saya buka klinik. Karena menurut saya, sangat menarik memang mempelajari seluk beluk seorang manusia," ungkapnya.

Menurutnya, hipnoterapi sangat berhasil diterapkan ke marketing. Karena menyangkut semua aspek hidup. Ia mencontohkan ketika beberapa orang sedang menonton bola. Saat itu penonton histeris dan berteriak. Seolah ikut dalam pertandingan. Hal itu, menurut Ratih, sudah termasuk hipnoterapi.

Carita lainnya, ia pernah melakukan hipnotis terhadap seorang pengusaha yang mengalami goncangan. Kemudian ia ajak bicara."Mereka mengeluh usahanya down. Saya ajak bicara. Masa lampau. Ternyata ada banyak mental blocking. Setelah dihipno main settingnya baru. Segala negatif thinking dihilangkan menjadi positive thinking. Itu kembali pada diri. Mainsetting orang," ucapnya.

Di klinik tersebut ia memfokuskan diri untuk hipnoterapi. Awalnya hanya untuk konsultasi pemasaran. Lama kelamaan berkembang dengan konsep seluruh permasalahan. Termasuk permasalahan pribadi.

"Makin menarik, akhirnya saya memperdalam hipnoterapi. Bisa memberikan terapi, mengobati orang, luka batin mereka. Agar mereka berubah lebih baik. Ya kalau pelajar saya beri motivasi agar lebih giat lagi belajar. Yang sebelumnya minat belajar kurang bisa terpacu lagi," imbuhnya.(nda)

Yakinkan Diri, Ubah Mindset

Selain hipnoterapi bersama pakarnya, tenyata seseorang bisa melakukan hipnosis sederhana terhadap diri sendiri. Hal itu disarankan Ratih untuk seseorang yang ingin memulai usaha. Paling penting adalah meyakinkan diri dan mengubah mindset pikiran untuk selalu berfikir positif.

"Coba rileks terlebih dahulu. Tenang. Kemudian coba berfikir keluar dari apa yang tidak pernah kita pikirkan. Apa yang bisa kita lakukan untuk bisa menghasilkan uang dengan cara yang baik," ucapnya. Cara tersebut, menurut Rati,h adalah salah satu cara yang bisa membuat motivasi hidup seseorang bisa lebih semangat. Sehingga memiliki keyakinan baru untuk berusaha. (nda)

Baca Juga


Berita Terkait

Netizen / Harus Punya Hati, Ikhlas dan Profesional


Baca Juga !.