Nasional

KPK Geledah Empat Lokasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Redaktur: Redjo Prahananda
KPK Geledah Empat Lokasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah - Nasional

Juru bicara KPK, Febri Diansyah.

INDOPOS.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pengembangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sejak siang tadi, Sabtu (6/1) tim langsung bergerak melakukan penggeledahan di sejumlah kantor dan rumah dinas para tersangka.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, KPK sudah menyisir empat lokasi: kantor pribadi bupati, kantor bupati, rumah dinas bupati dan RSUD Damanhuri.

"Sejauh ini telah disita dokumen-dokumen proyek dan pencairan dana serta dokumen perusahaan," kata Febri melalui sambungan telepon.

Sedangkan, sejumlah mobil mewah terparkir di garasi rumah bupati, tim sedang mencermati di lapangan.

KPK sendiri telah menetapkan status tersangka kepada empat dari enam orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan dan Surabaya, Jawa Timur.

Salah seorang tersangka, Bupati HST, Abdul Latif, ditangkap saat sedang memimpin rapat SKPD di kantor bupati.

"Yang bersangkutan diamankan saat memimpin rapat tentang pelayanan publik, soal air. Kedatangan petugas sempat diprotes karena katanya tidak ada pemberitahuan," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Empat orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap Rp3,6 miliar terkait proyek pembangunan RSUD H Damanhuri, Barabai, HST Tahun Anggaran 2017 dan 2018. (nug)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / KPK Dalami Peran Rommy di Pengurusan Anggaran Tasikmalaya

Nasional / Pengusaha Didakwa Suap Bowo Sidik Rp 2,5 Miliar

Hukum / Sidang Kasus Rommy, Lukman dan Khofifah Tak Hadir

Nasional / Dua Rektor UIN Banda Aceh Diperiksa KPK

Nasional / Kasus Rommy, KPK Periksa Rektor UIN


Baca Juga !.