Kamis, 22 November 2018 06:11 WIB
pmk

Tekno

Mengulas Kehebatan Robot akan Ambil Alih Dunia Bisa Jadi Benar

Redaktur:

LG Airport Assistant Robot (LG)

INDOPOS.CO.ID – Perkembangan teknologi terasa begitu cepat. Artificial Intelligent (AI) atau kecerdasan buatan yang diciptakan manusia dengan tujuan memudahkan kehidupan kini semakin canggih. Akibatnya, muncul anggapan bahwa kecerdasan buatan atau AI itu nantinya akan mengambil alih dunia, manusia dan pekerjaannya.

Apakah AI adalah masa depan? Akankah mesin menjadi sangat kuat sehingga lebih mampu daripada manusia? Tidak diragukan lagi bahwa komputer bisa jadi lebih kuat daripada kemampuan otak manusia. Namun, apakah mereka lebih mampu? Itulah yang dikhawatirkan orang.

Rasa khawatir itu bisa jadi hal yang wajar. Tidak ada yang salah dengan rasa khawatir. Begitu pun dengan teknologi, robot misalnya.

Kecerdasan buatan saat ini memang sedang gencar diwujudkan oleh berbagai vendor teknologi canggih. Pabrikan berlomba-lomba menghadirkan inovasi dan ide terbaik yang bertujuan memudahkan kehidupan manusia. Menciptakan robot canggih yang nantinya akan membantu manusia dan pekerjaannya.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Mirror, Sabtu (6/1), dikabarkan bahwa LG akan memperkenalkan tiga robot terbaru di gelaran Consumer Electronic Show (CES) 2018 yang akan dihelat pekan depan di Las Vegas, Amerika Serikat.

LG mengungkapkan bahwa mereka akan meperkenalkan trio robot terbaru yang ramah terhadap manusia. Robot itu dirancang untuk menggantikan pekerja di supermarket, hotel dan bandara. Robot didesain untuk menjalankan tugas di bandara, hotel dan supermarket, seperti membawa koper atau memberi arahan.

Bahkan, salah satu robot telah dirancang khusus untuk membawa makanan dan minuman di hotel dan lounge bandara. Kemudian ada juga yang dibuat untuk membawa barang bawaan dari kamar hotel.

Masing-masing berukuran seukuran tempat sampah dan memiliki layar sentuh "wajah" yang bisa digunakan untuk menampilkan peta atau arahan. Robot tidak memerlukan gaji, cuti atau sama seperti rekan manusia mereka. Mereka hanya memerlukan servis sesekali dan istirahat untuk pengisian daya.

Head of Smart Solution Business Division of LG’s Home Appliance & Air Solutions Company Ryu Hye-jung mengatakan, ide tersebut merupakan bagian penting dari mesin pertumbuhan masa depan. LG juga berniat memperluas portofolio robot yang dapat memberikan kenyamanan dan inovasi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami akan terus mengembangkan berbagai macam produk di robot komersial dan rumah sambil mencari peluang baru untuk berkontribusi pada kemajuan industri robotika," jelas Ryu.

Dengan adanya robot yang menggantikan pekerjaan manusia, artinya segala sesuatu nantinya akan berjalan otomatis. Hal inilah yang menjadi perdebatan di berbagai kalangan. Kehawatiran robot akan mengambil alih dunia dan pekerjaan manusia bisa jadi benar. Sebab perusahaan dengan banyak karyawan nantinya tidak perlu lagi menggaji karyawan mereka, memberikan cuti dan asuransi.

Mereka hanya perlu membeli robot untuk satu kali dan dapat digunakan dengan rentang waktu yang lumayan panjang. Oleh kalangan pengusaha hal itu dianggap menguntungkan. Sebab mereka bisa lebih menghemat biaya operasional mereka.

Namun menurut sebuah laporan oleh lembaga penelitian Institut Kebijakan Publik (IPPR) di Inggris mengatakan bahwa peningkatan sistem otomatisasi di berbagai lini dapat mengancam keberadaan pekerja manusia. Jumlahnya tak main-main. Saat ini diperkirakan bahwa untuk tiga sektor seperti jasa di supermarket, hotel dan bandara saja terdapat lebih dari 800 juta pekerja.

Artinya, keberadaan robot bisa mengambil alih 800 juta manusia. Bayangkan jika ini diberlakukan secara luas di kehidupan sehari-hari manusia. Kecerdasan buatan manusia yang mungkin nantinya akan mengancam manusia.(ryn/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #robot #teknologi-ai 

Berita Terkait

Belajar Inggris dengan Teknologi AI

Jakarta Raya

IKLAN