Senin, 26 Februari 2018 02:39 WIB
Citra indah

Ekonomi

Uang Miliaran Mengalir Tiap Bulan di Pasar Tanah Abang

Redaktur:

HOKI- Toko Hikmat di Pasar Tanah Abang Blok A yang terus laris. Pasar Tanah Abang sebagai pusat perdagangan tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu menghasilkan transaksi ratusan miliar rupiah setiap harinya

INDOPOS.CO.ID - Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat selalu ramai pengunjung. Wajar saja omset para pedagang bisa mencapai miliaran rupiah dalam setiap bulan. Berkunjung ke Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat ini tidak ada bosennya. Karena pengunjung bisa mencari berbagai macam pakaian baik itu untuk anak-anak hingga dewasa. Bahkan pakaian yang ditawarkan juga sangat beragam mulai untuk pakaian sehari-hari sampai pakaian formal lengkap ada di pasar tersebut.

Bahkan, jika para pengunjung jeli dalam memilih bahan pakaian maka bisa mendapatkan kualitas yang baik. Bahkan pakaian yang di jual di Pasar Tanah Abang Blok  A dan B tersebut sangat beragam dan bisa di beli secara satuan dan grosir.

Untuk jenis pakaian yang di tawarkan juga masih terjangkau untuk masyarakat kelas bawah-menengah. Namun untuk kelas menengah ke atas dengan harga jutaan rupian juga tersedia di Pasar Tanah Abang. Seperti toko Hikmat di Pasar Tanah Abang Blok A yang menjual busana muslim ini sangat terkenal. Bahkan pakaian di toko ini sengaja menjual untuk kelas menengah keatas.

"Toko kami memang menjual pakaian yang sedikit lebih tinggi di bandingkan dengan toko lain. Hal ini karena bahan dan juga motif di busana muslim yang kami jual memang kita utamakan adalah kualitas," kata Yusminarti salah satu karyawan toko Hikmat Selasa (9/1).

Selanjutnya, untuk busana muslim paling murah Rp 500 ribu sampai jutaan rupiah. Tentu pihaknya juga tidak khawatir dengan persaingan perdagangan di Pasar Tanah Abang yang terkenal murah. "Pangsa pasar kami jelas. Bahkan peminat busana muslim juga tahu mengenai kualitas. Kalau mau barang yang murah banyak di Pasar sini, tapi yang berkualitas kalau tidak pintar memilih sama saja. Tapi kalau di tempat kami harga sangat menentukan kualitas," ujarnya.

Bahkan toko Hikmat juga mempunyai pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia. Kebanyakan dari Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Bahkan di Jawa sendiri juga sangat banyak. "Kami tidak kebingungan dalam menjual busana muslim. Karena pangsa pasar kita jelas dari daerah dan pengunjung pasar. Bahkan selain di sini juga ada di mall," jelasnya. 

Untuk toko Hikmat memang memproduksi sendiri busana muslim. Sehingga terdapat di banyak tempat dan pangsa pasar juga sampai luar negeri.

"Ada pelanggan dari luar negeri. Sementara untuk satu bulan di toko ini mampu menjual mencapai 1000 - 1200 busana muslim," katanya. Hanya saja, untuk belakangan ini ada penurunan sedikit di akhir tahun 2017 dan di awal tahun 2018 ini. Penurunan mencapai 30 persen. "Namun pada bulan Februari di perkiran mulai stabil lagi karena mulai banyak permintaan dari daerah," jelasnya.

Selain itu, toko Tessa Kebaya di Pasar Tanah Abang Blok B juga tidak kalah menariknya. Karena kebaya yang yang di jual disini juga dengan harga yang terjangkau di mulai dari Rp 250 ribu sampai Rp 750 ribu. "Untuk harganya standar saja. Sangat mudah di jangkau oleh masyarakat dari kalangan manapun. Untul model kebaya selalu kekinian," kata Nia salah satu karyawan Toko Tessa Kebaya.

Menurutnya setiap hari lebih dari 50 baju batik baik itu untuk pria dan wanita berupa kebaya. Sehingga masih banyak peminat kebaya dari masyarakat Indonesia. (ndu)


TOPIK BERITA TERKAIT:

Berita Terkait

IKLAN