Senin, 19 November 2018 04:39 WIB
pmk

Internasional

Warga Gaza Dapat Kiriman 10.000 Ton Beras dari Indonesia

Redaktur:

KEMANUSIAAN: Ahyudin, Presiden Aksi Cepat (dua dari kanan) Tanggap menjelaskan program Kapal Kemanusiaan 212 dalam sesi Konferensi Pers di menara 165, Jakarta Selatan. Foto : Muhammad Rifani

INDOPOS.CO.ID - Sejumlah 80 persen masyarakat di Jalur Gaza Palestina hidup bertopang dari bantuan kemanusiaan. 45 persen warga Gaza juga pengangguran, bahkan 65 persen di antaranya usia produktif. Alhasil, kondisi ini membuat mereka kesulitan mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan pangan.

Melihat keadaan memprihatinkan warga korban konflik ini. Aksi Cepat Tanggap (ACT) lewat program Kapal Kemanusiaan 212 berinisiatif mengirimkan bantuan pangan. Tak tanggung-tanggung, kali ini ACT mengirimkan bantuan berupa beras dengan jumlah yang cukup besar.

"Insya Allah kita sudah siap untuk mendistribusikan 10.000 ton beras ke Palestina. Ini merupakan yang bantuan kemanusiaan terbesar dari kita," ucap Presiden ACT, Ahyuddin dalam sesi konferensi pers di Menara 165, Jakarta Selatan.

Untuk memberangkatkannya, ACT bekerjasama dengan PT Samudera Indonesia selaku perusahaan penyedia jasa angkutan laut.

"Rencana kita akan menyewa dua kapal volume besar. Sistemnya Transit,  dari Indonesia berangkat satu kapal baru nanti singgah di Singapura dengan kapal lain lagi untuk ek Palestina," jelas Ahyudin.

CT akan memberangkatkan Kapal Kemanusiaan ini pada 12 Februari mendatang.

"Pelabuhan Tanjung Perak akan jadi start keberangkatan. Direncanakan sampai ke lokasi selama 39 hari jika tidak ada kendala," jelas M Insan Nurrohman, penanggung jawab pemberangkatan Kapal Kemanusiaan Palestina 212. (rvn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #palestina 

Berita Terkait

Mesir Desak Israel Stop Kekerasan di Gaza

Internasional

Damaikan Palestina dan Korea

Headline

Israel Bunuh Panglima Al-Qassam

Internasional

Arab Saudi Larang 3 Juta Warga Palestina Berhaji

Internasional

Mahasiswi AS Ditangkap Israel

Headline

IKLAN