Arthur Irawan Bisa Nganggur

INDOPOS.CO.ID – Arthur Irawan resmi menjalani trial bersama Persebaya Surabaya. Kemarin, di sudah mengikuti latihan rutin di lapangan Polda Jatim.

Kedatangan pemain 24 tahun itu sebenarnya tak mengejutkan. Sebab, dia pernah hadir dalam penyerahan hadiah ballot Persebaya di Honda Surabaya Center (HSC) akhir tahun lalu. Saat itu, Arthur hadir dengan Presiden Persebaya, Azrul Ananda.

Namun, dari sisi taktikal, bergabungnya Arthur di Persebaya cukup mengejutkan. Sebab, dia memiliki rekam jejak yang buruk musim lalu. Pada gelaran Liga 1 2017, jebolan akademi Espanyol itu membela dua klub.

Di putaran pertama, dia membela Persija Jakarta. Parahnya, dia cuma turun dalam satu laga. Itupun hanya bermain selama dua menit. Saat itu, Arthur masuk di menit 88 menggantikan Novri Setiawan dalam laga Persija kontra Bhayangkara di Stadion Patriot.

Performa yang tak kunjung membaik membuatnya dipinjamkan ke Borneo FC pada putaran kedua. Namun, peruntungan pemain asli Surabaya ini tak berubah. Total, dia hanya bermain dalam dua laga bersama tim berjuluk Pesut Etam itu.

Meski demikian, manajemen Persebaya tetap ngotot melakukan trial kepada Arthur. Pasalnya, bergabungnya Arthur sudah disetujui pihak manajemen dan tim pelatih. “Istilahnya, tak kenal maka tak sayang. Makanya kami akan lihat dulu perkembangannya (Arthur),” ungkap Manajer Persebaya Chairul Basalamah.

Masalahnya, Persebaya sudah memiliki pemain mumpuni di posisi bek kanan yang menjadi spesialis Arthur. Saat ini, masih ada Mochammad Irvan Febrianto. Musim lalu, dia bergantian dengan Abdul Aziz mengisi sisi kanan pertahanan Green Force –julukan Persebaya-.

Selain itu, ada Frandy Imbiri yang juga bisa digeser sebagai wing back. Belum lagi datangnya Octavio Dutra ke Persebaya. Meski memiliki spesialisasi sebagai bek tengah, namun Dutra juga bisa mengisi posisi wing back.  Apalagi pemain Brasil ini tampil apik musim lalu. Bersama Bhayangkara FC, dia tampil di 29 laga dan mampu mencetak enam gol.

Dengan fakta tersebut, bukan tak mungkin Arthur akan mengalami nasib serupa saat di Persija dan Borneo FC. Namun, Basalamah bakal menyerahkan sepenuhnya keputusan taktikal tim kepada sang pelatih, Angel Alfredo Vera. Dia juga tak ingin ikut campur dalam penialaian Arthur selama trial.

“Tim pelatih lebih paham kebutuhan tim. Semua penilaian saya serahkan ke Alfredo,” katanya. Karena itu, jadi tidaknya pemain kelahiran 3 Maret 1993 itu bergabung ke Persebaya ada di tangan Alfredo. Sayangnya, pelatih asal Brasil itu baru datang di Surabaya pada Sabtu (13/1) nanti.

Arthur sadar betul akan hal itu. Karena itu, dia akan berusaha mendapatkan satu tempat di skuat Green Force -julukan Persebaya-. “Saya akan bekerja keras. Sekarang cuma butuh adaptasi dengan gaya main Persebaya saja. Selebihnya sudah oke kok,” kata Arthur. (gus/jpg)

Komentar telah ditutup.