Senin, 26 Februari 2018 02:37 WIB
Citra indah

Ekonomi

Sah, Pemprov Papua dan Pemkab Mimika Miliki 10 Persen Saham Freeport Indonesia

Redaktur: Ali Rahman

MoU Pengambilan Saham Investasi PT Freeport Indonesia : Menkeu Sri Mulyani (tengah) melakukan MoU bersama Menetri ESDM Ignasius Jonan (kiri), Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Dirut Inalum Gunawan Sadikin disaksikan Mendagri Cahyo Kumolo di Jakarta (12/1). Foto: Toni Suhartono/Indopos.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika, memiliki 10 persen saham PT Freeport Indonesia. Hal itu setelah Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, Pemkab Mimika dan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) melakukan penandatanganan Perjanjian Pengambilan Saham Divestasi PTFI di Aula Djuanda, Kantor Kementrian Keuangan, Jumat (12/1).
 
Adapun pihak yang menandatangani perjanjian tersebut adalah Menteri Keuangan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Gubernur Papua, Bupati Mimika dan Direktur Utama PT Inalum.
 
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, perjanjian tersebut  merupakan wujud kebersamaan antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov Papua dan Kabupaten Mimika, beserta BUMN yang bersama-sama sepakat untuk bekerjasama, dalam pengambilan saham disvestasi PT Freeport Indonesia.
"Pemprov Papua dan Pemkab Mimika, secara bersama-sama akan memiliki saham PT Freeport Indonesia, sebesar 10 persen," ujarnya.
 
Porsi hak atas kepemilikan saham tersebut, termasuk untuk mengakomodir hak-hak masyarakat pemilik hak ulayat dan masyarakat yg terkena dampak dari aktivitas PTFI. "Pengambilan saham divestasi ini akan dilakukan melalui mekanisme korporasi. Sehingga tidak membebani APBNN dan APBD. Dan menjadi salah sati manfaat dari pembentukan Holding Pertambangan," jelas Sri Mulyani.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, keseluruhan proses divestasi saham PTFI, dimana 51 persen jadi milik Indonesia. Hal itu Sesuai komitmen bapak presiden."Harus dilakukan transparan, bersih dan terjaga tata kelolanya," tutur dia.
 
Sementara itu, Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan BUMD Provinsi Papua dan Pemkab Mimika.
"Untuk bersama-sama masuk ke saham Freeport. Inalum 41 persen, provinsi dan pemkab 10 persen. Dengan begitu, kepemilikan bisa mayoritas. Kalau masuk sendiri-sendiri, bisa tidak mayoritas. Kita juga berterima kasih atas bantuan  pak Mendagri," pungkasnya. (dai)

TOPIK BERITA TERKAIT: #PT Freeport Indonesia #Pemerintah Provinsi Papua  #Pemerintah Kabupaten Mimika #Saham Freeport Indonesia 

Berita Terkait

IKLAN