Senin, 26 Februari 2018 02:02 WIB
Citra indah

Basket NBA

Jumpa Cavaliers, Curry Janji Agresif

Redaktur:

BERSAMA: Stephen Curry bersama pelatihnya Steve Kerr.

INDOPOS.CO.ID - Bintang basket dari tim Golden State Warriors Stephen Curry berjanji tampil agresif pada game 5 pada final NBA 2017 melawan Cleveland Cavaliers di Oracle Arena, Selasa (13/6) WIB pagi ini. Dia berambisi mencetak angka sebanyak mungkin demi membantu tim juara.

Curry melontarkan sikap setelah tampil buruk di game 4 final NBA 2017. Dia hanya memasukkan bola empat kali dari 13 usaha dan mencetak 14 angka sehingga Warriors tumbang 116-137. “Ketika menguasai bola, saya harus lebih sering menerobos menuju keranjang dan membantu rekan-rekan," kata Curry, dilansir AFP.

Curry dijaga dua pemain pada game 4 kemarin, sehingga tidak berkutik. Pelatih Warriors, Steve Kerr, mengakui strategi tersebut berjalan mulus. Namun, dia mengaku sudah menyusun taktik agar anak asuhnya lebih leluasa.

Dengan pendekatan ini, Curry berharap dapat mengangkat trofi di hadapan pendukung sendiri. "Akan jadi momen menyenangkan jika kami mampu melakukannya," ujar guard berusia 29 tahun itu.

Warriors memimpin 3-1 atas Cavaliers pada final NBA 2017. Mereka sempat dalam kedudukan serupa pada duel tahun lalu. Pada kesempatan tersebut, Warriors gagal mempertahankan keunggulan dan merelakan gelar ke LeBron James dan kawan-kawan.

Pelatih Golden State Warriors Steve Kerr menyerang tiga legenda NBA, Magic Johnson, Julius Erving, dan Rashed Wallace. Kerr kesal dengan pernyataan ketiga legenda tersebut pekan lalu. Ketiga legenda NBA itu berujar bisa mengalahkan Warriors saat ini. Johson sempat bersinar bersinar bersama Los Angeles Lakers di era 1980, Erving di Philadelphia 76ers pada 1983, dan Wallace pada 2004 bersama Detroit Pistons.

“Mereka benar. Mereka mungkin saja bisa mengalahkan kami. Pemain di era 50-an bisa saja menghancurkan semua tim. Ini aneh bagaimana manusia bisa berevolusi terbalik. Para pemain saat ini semakin lemah, kecil, dan tak memiliki skill," ujar Steve Kerr dikutip dari NBA.com, Sabtu (10/6).

Jika Kerr membalas komentar para legenda NBA, Stephen Curry justru memilih tidak peduli. “Ini seperti sebuah komedi untuk saya," ujar Curry. "Mereka berspekulasi tentang sebuah permainan yang tak mungkin bisa mereka lakukan. Setiap tim yang pernah dibela para legenda NBA itu sangat hebat pada masanya. Keadaan saat itu membuat saya termotivasi untuk bisa bermain basket dan saat ini biar saya yang tampil,” tutup Curry. (l6c/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #Basket NBA #Basket 

Berita Terkait

Wow, 5.000 Guru Olahraga Basket di DKI Dilatih Tim NBA

Jakarta Raya

Satya Wacana Imbangi PJ di Kuarter Pertama

Total Sport

Hangtuah Tumbangkan NSH

Total Sport

Defense LeBron Jadi Pembeda

Basket NBA

Defense LeBron Jadi Pembeda

Basket NBA

Hengkang dari New York Knicks, Melo ke Thunder

Basket NBA

IKLAN