Minggu, 25 Februari 2018 06:52 WIB
Citra indah

Headline

Harga Beras Meroket, Pemerintah Gagal Wujudkan Kedaulatan Pangan

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

KETERSEDIAAN BERAS : Karyawan mengangkut beras di Pasar Cipinang Jakarta. Harga beras di sejumlah daerah kini mengalami kenaikan. Foto : TONI SUHARTONO/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menyampaikan, pemerintahan Joko Widodo gagal mewujudkan kedaulatan pangan. Untuk itu menurutnya, Presiden Joko Widodo harus segera mengevaluasi kementerian dan lembaga yang tak berhasil wujudkan kedaulatan pangan.

Hal ini disampaikan Henry secara tegas lantaran harga beras di berbagai wilayah telah melambung tinggi. Selain itu pemerintah juga telah melakukan impor beras sebesar 500 ribu ton yang disinyalir telah dijadikan bisnis besar.

"Tentu kita masih ingat janji Mentan (Menteri Pertanian) Amran Sulaiman yang siap mundur apabila Indonesia gagal swasembada pangan. Nah ini kita impor 500 ribu ton beras berarti kan gagal swasembada," kata Henry kepada INDOPOS di Jakarta, Jumat (12/01).

Katanya, impor ini menunjukkan Kementerian Pertanian (Kementan) telah gagal mewujudkan Nawacita pemerintahan Jokowi – JK.

"Kementan harus dipimpin oleh menteri yang sanggup menjalankan semangat kedaulatan pangan yang tercantum dalam Nawacita, Menteri yang sekarang terbukti sudah gagal," sambungnya.

Henry melanjutkan, kenaikan harga beras kali ini merugikan petani dan konsumen sekaligus. "Petani padi sendiri juga adalah konsumen yang membeli beras dengan harga yang tinggi, "ungkapnya.

Menurut Henry, dengan melakukan impor beras maka petani akan sangat dirugikan yang membuat petani tak punya patokan untuk berproduksi maupun dalam harga.

"Harusnya pemerintah Indonesia punya kebijakan yang ajeg, yang permanen. Impor beras ini langgar UU Pangan No.18/2012. Ini juga menunjukkan data Kementan – yang katanya surplus beras – tidak benar karena data produksi beras bukan dari BPS melainkan Kementan sendiri," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #Beras 

Berita Terkait

Pasokan Beras PIBC Melonjak 6.763 Ton

Nasional

Beras Hasil Panen Belum Beredar

Ekonomi

Batam Kurang Ribuan Ton Beras

Nusantara

Stok Beras di Sukabumi Cukup Hingga Maret Mendatang

Nasional

Mentan: Sumsel Surplus Beras

Nasional

Harga Beras dan Gabah Turun, Mafia Mulai Bermain ?

Nasional

IKLAN