Jumat, 14 Desember 2018 07:40 WIB

Total Sport

SUGBK Siap Gelar Asian Games 2018

Redaktur:

SELESAI - Bagian belakang gawang Stadion Utama Gelora BUng Karno yang tengah direnovasi.

INDOPOS.CO.ID – Sebagai lokasi yang akan menggelar opening dan closing ceremony Asian Games 2018, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kini siap menggelar berbagai even. Kesiapan ini disampaikan Ketua Pengelola Gatot Tetuko kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/1).  Gatot bahkan sudah berpikir jauh ke depan. Salah satu di antaranya adalah memikirkan soal solusi pemeliharan stadion terbesar di Indonesia itu.

Pemeliharaan memang menjadi salah satu fokus pengelola.  Dari hitung-hitungan, pengelola membutuhkan dana setidaknya Rp 25 miliar per tahun. Dana tersebut digunakan  untuk merawat seluruh fasilitas stadion. “Kami harus mencari jalan keluarnya. Mungkin kami akan promosikan SUGBK sebagai tempat even dan sebagainya,” ujar Gatot di ruang Press Room stadion.

Menurutnya,  penawaran pemakaian kompleks stadion sebagai tempat berbagai kegiatan akan menutupi kebutuhan pemeliharaan. Ia juga memastikan bawah fasilitasnya akan ditambah agar sepadan dengan kenaikan harga sewa. “Misalnya,  kami sudah siapkan WC portabel, genset,  dan sebagainya. Walaupun harga naik, tapi akan lebih murah dibanding menyelenggarakan di luar stadion,” bebernya.

Ia juga sudah memikirkan soal menyelesaikan masalah parkir liar yang menjamur di sekitar kompleks stadion. “Kami akan menyiapkan tempat parkir ekstra agar ruas jalan tak dimanfaatkan para juru parkir liat,” imbuhnya. Menurut Gatot, manajeman SUGBK mendapat pelatihan untuk pengoperasian keamanan, termasuk masalah sistem komputerisasi di stadion. " Kami juga masih didampingi vendor kontraktor," ucap Gatot,.

Sementara itu Dirjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sri Hartoyo mengatakan,  pada Minggu (14/1) esok, SUGBK diresmikan. "Peresmiannya dilakukan pada jam 18.00 dilanjutkan dengan laga tim nasional Indonesia vs Islandia," ucap Sri.

Ia mengatakan, SUGBK direnovasi sejak 2016 dengan total biaya Rp 769 miliar. Setelah direnovasi terdapat 76.127 kursi tunggal yang tentunya lebih nyaman dibandingkan kursi memanjang sebelumnya.  Lapangan juga tergolong baru karena memakai rumput jenis Zaysia Matrella dan drainase yang bagus. Manajemen juga melengkapinya dengan penyiram rumput lapangan otomatis hasil penampungan air hujan.

Kelarnya renovasi kompleks Stadion Senayan ini tentu saja bikin pemerintah bangga. Dirjen Bidang IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Mulyana, misalnya,  mengatakan, SUGBK sebagai venue yang paling cepat selesai dan menjadi lokasi pembukaan dan penutupan Asian Games 2018. Ia menginginkan keberhasilan jadi tuan rumah Asian Games 1962 bisa terulang. “Dulu Presiden Sukarno bangga karena Asian Games 1962 sukses digelar di SUGBK,” tutur Mulyana.

Ia berharap,  peresmian SUGBK ini bisa memacu kebangkitan olahraga Tanah Air. Oleh karena itu, Mulyana meminta agar kompleks Stadion Senayan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Agar kita bisa mencetak kembali atlet potensial,” tandasnya. (hfz)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games 

Berita Terkait

IKLAN