Minggu, 25 Februari 2018 04:24 WIB
Citra indah

Hukum

Fredrich Yunadi Ditahan di Rutan KPK

Redaktur:

Fredrich Yunadi saat mendatangi Kantor KPK (Muhammad Ali/Jawa Pos)

INDOPOS.CO.ID - Tersangka menghalang-halangi dan merintangi penyidikan kasus e-KTP Fredrich Yunadi resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi siang ini, Sabtu (13/1).

Dia bakal menempati rumah tahanan yang sama dengan Setya Novanto, yakni rumah tahanan KPK yang letaknya di belakang Gedung Merah Putih itu. "Di K4," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (13/1).

Begitu pula yang disampaikan Ketua tim kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa. "Ini di belakang gedung," sebut dia.

Kemput paksa dan penangkapan itu dilakukan lantaran Fredrich mangkir dalam pemeriksaan kemarin. Seharusnya, mantan‎ pengacara Setya Novanto itu menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus merintangi penyidikan e-KTP. Namun, dia tidak hadir dengan dalih ada proses etik di Dewan Kehormatan Peradi. ‎

Kutipan-kutipan Fredrich Yunadi saat membela Setya Novanto

Kutipan-kutipan Fredrich Yunadi saat membela Setya Novanto (Kokoh Praba/JawaPos.com)

 

KPK sebelumnya menetapkan Fredrich dan seorang dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau (RSMPH) Bimanesh Sutardjo sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Keduanya diduga memanipulasi data medis agar Setya Novanto lolos dari pemeriksaan KPK. Fredrich bahkan disebut memesan satu lantai kamar VIP di RS Medika Permata Hijau sebelum Setya Novanto kecelakaan.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎(dna/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: ##fredrich yunadi ditahan ##fredrich yunadi ditangkap #KPK ##pengacara setya novanto 

Berita Terkait

IKLAN