Minggu, 25 Februari 2018 04:33 WIB
Citra indah

Soal La Nyalla, Presidium Alumni 212 Tak Terkait Politik

Redaktur: Syahrir Lantoni

TIDAK BERPOLITIK PRAKTIS: Aksi ummat Islam pada 2 Desember 2016 silam. Aksi itu dikenal dengan ikon 212. Para aktivis 212 ini diwadahi dalam Presidium Alumni 212.

INDOPOS.CO.ID - Ketua Presidium Alumni (PA) 212  Slamet Maarif menegaskan, Alumni 212 tidak terlibat dan ikut campur dalam agenda politik praktis partai apapun. PA 212 juga tidak pernah merekomendasikan siapapun sebagai calon dalam Pilkada 2018.

"Pertemuan La Nyalla dengan beberapa anggota Presidium Alumni 212 beberapa waktu lalu tidak ada kaitannya dengan politik. Presidium Alumni 212 tidak terlibat dan tidak bertanggung jawab dan tidak ikut campur dalam agenda politik praktis partai," kata Slamet melalui rilisnya, Sabtu sore (13/1).
 
Dia juga menegaskan pihaknya tidak ada kepentingan apapun dalam Pilkada 2018. Hanya saja dia berharap PKS, PAN, Gerindra dan PBB yang tergabung dalam Koalisi Partai 212 dapat tetap solid.
 
"Kami hanya berharap Koalisi Partai 212 tidak berkoalisi dengan partai pendukung Penista Agama dan PERPPU ormas," sebut dia.
 
Sedangkan terkait sikap pilihan calon pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, dia mengaku PA 212 belum menentukan sikap. Pihaknya baru akan menentukannya dalam musyawarah ulama dan pengurus PA 212 pada Mukernas yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir bulan Januari 2018.
 
"Kami juga akan meminta arahan dari Imam besar umat islam, Al Habib Muh Rizieq Syihab," tandasnya. (awa)

TOPIK BERITA TERKAIT: #Alumni 212 #Politik Praktis 

Berita Terkait

IKLAN