Minggu, 25 Februari 2018 04:28 WIB
Citra indah

PKS: Surplus Beras, Pemerintah kok Impor?

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

INDOPOS.CO.ID - Keputusan Pemerintah melakukan impor 500 ribu ton beras dari Vietnam dan Thailand untuk menstabilkan harga beras di pasaran terus mengundang kritik dari berbagai kalangan. Apalagi data menunjukkan produksi beras nasional sebenarnya surplus sebagaimana diakui sendiri oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menilai, di tengah surplus beras, petani di berbagai daerah dalam medio Januari-Februari ini memasuki masa panen. Maka kebijakan impor beras jelas bukan solusi, melainkan semakin menekan petani. Oleh karenanya, wajar sejumlah Pemda dan petani lokal serempak menolak masuknya beras impor tersebut.

"Kenaikan harga beras di tengah surplus produksi beras di berbagai daerah ini jelas menunjukkan ketidakmampuan Pemerintah dalam mengendalikan harga dan pasokan perberasan nasional. Ditambah lagi solusi instan yang diambil Pemerintah adalah impor, ini menunjukkan tata niaga perberasan yang sangat buruk," tegas Jazuli di Jakarta, Minggu (14/1).

Pemerintah dalam hal ini Mentan dan Mendag, menurut Jazuli lemah dalam koordinasi dan supervisi sehingga tidak mampu mengintervensi pasar dan mengendalikan stok pangan yang ada di pasar.

Sehingga kedepannya, Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap Permendag 57/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras dan Permentan 31/2017 tentang Kelas Mutu Beras.

Selain itu, pemerintah juga harus berpikir keras untuk menyederhanakan supply chain (rantai pasok). Lalu memperkuat peran Bulog dalam stabilitas harga dan pasokan serta memperjelas peran dan fungai Satgas Pangan. "Mempertegas koordinasi yang kuat lintas antar departemen terutama antara Mentan dan Mendag," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #Beras 

Berita Terkait

Pasokan Beras PIBC Melonjak 6.763 Ton

Nasional

Beras Hasil Panen Belum Beredar

Ekonomi

Batam Kurang Ribuan Ton Beras

Nusantara

Stok Beras di Sukabumi Cukup Hingga Maret Mendatang

Nasional

Mentan: Sumsel Surplus Beras

Nasional

Harga Beras dan Gabah Turun, Mafia Mulai Bermain ?

Nasional

IKLAN