Senin, 16 Juli 2018 07:07 WIB
bjb juli

Hukum

Kejagung Pertimbangkan SP3 Kasus Kontrak Angkasa Pura I

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Tak kunjung ada perkembangan, penyidikan kasus dugaan penyelewengan kontrak kerjasama antara PT Angkasa Pura I dengan PT GVK Service dipertimbangkan untuk dihentikan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). "Iya, kita sudah usulkan itu (SP3), agar kasusnya dihentikan," kata Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus, Warih Sadono ketika dikonfirmasi, Minggu (14/1).

Warih berdalih, pertimbangan SP3 itu, karena penyidik sampai kini belum memperoleh hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Belum ada audit dari BPK," ujarnya.

Ini juga yang menjadi alasan penyidik tak kunjung menetapkan tersangka meski penyidikan sudah berjalan selama hampir setahun. "Ya belum ada (tersangka), penyidikannya juga masih umum," jelas Warih.

Kasus penyelewengan kontrak kerjasama antara PT Angkasa Pura I dengan PT GVK Service terkait pengelolaan Bandar Udara (Bandar) komersial I Gusti Ngurah Rai, Bali. Diduga terjadi pembagian fee di luar dari kesepakatan atau kontrak kerjasama kedua belah pihak. Sayangnya, Kejagung belum menyebutkan penyebab pasti terjadinya korupsi dan kerugian negara.  

Hanya saja, Kejagung pernah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait perhitungan management fee (imbalan management atas kawasan komersial) dan pendapatan gabungan kawasan komersial antara cabang gabungan Angkasa Pura I dengan GVK Service Indonesia

Para saksi di antaranya, General Manager Comercial Centre Bussines Unit Bandara Ngurah Rai, Ramdan Pradarma dan Finance Administrasi Manager Comercial Strategis Bussines Unit Bandara Ngurah Rai, Damiana Kristiani. ‎

Selain penyelewengan kontrak kerjasama, Kejagung saat ini juga melakukan penyidikan terhadap kasus pembangunan proyek infrastruktur Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang juga dikelola oleh Angkasa Pura I. Kasus ini hingga sekarang juga belum ada tersangkanya. (ydh) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pt-angkasa-pura-i #pt-gvk-service #sp3 

Berita Terkait

Habib Rizieq, "Chat Fitnah" dan SP3

Opini

Tersangka Karhutla Sulit Dapatkan SP3

Nusantara

IKLAN