Ekonomi

Menkeu Luncurkan APBN KiTa

Redaktur: Darul Fatah
Menkeu Luncurkan APBN KiTa - Ekonomi

Menkeu Sri Mulyani luncur kan publikasi APBN KiTa (Kinerja dan Fakta)

INDOPOS.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani merasa perlu menyampaikan kinerja APBN. Ia pun meluncurkan publikasi  APBN KiTa.
 
"KiTa itu Kinerja dan Fakta (KiTa). Ditujukan untuk bisa memberikan data. Kita dedikasikan kepada publik. Jadi tidak ada lagi eselon I secara terpisah bicara soal APBN," ujar Sri Mulyani, Senin (15/1).
 
Sri Mulyani mengatakan, berdasarkan data hingga 12 Januari 2018, defisit sebesar 2,46 persen terhadap PDB. Berpotensi terus bergerak 2,5 persen terhadap PDB. 
 
Sementara itu, terkait realisasi APBNP 2017, menurut dia, telah menunjukan momentum peran APBN sebagai instrumen pembangunan yang kredibel, efektif dan efisien. 
 
APBNP 2017 menunjukan realisasi menggembirakan. Baik itu dari sisi pendapatan, belanja, serta terjaganya keberlanjutan fiskal.
 
"Porsi yang harus kita jaga, penerimaan itu estimasi. Belanja itu komitmen. Kita akan tetap mengelola APBN, supaya terjaga kredibilitasnya," ujar dia. 
 
"Dalam APBN KiTa, juga akan kami sampaikan pembiayaan secara sebulan. Jumlah hutang, penanam modal, pembiayaaan dan sebagainya  akan kami sampaikan," pungkasnya.
 
Sementara itu, Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan, untuk menggenjot penerimaan pajak pihaknya akan melakukan inovasi. Termasuk untuk meningkatkan layanan.
 
"Direktorat Jenderal Pajak, Kementrian Keuangan akan segera menerapkan sistem IT yang baru. 2018 akan kami beli peralatannya. Itu untuk meningkatkan dan memudahkan pelayanan pajak," tutur dia.
 
Sementara itu, Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Serta penindakan. Tidak hanya itu, Bea Cukai juga akan meningkatkan pelayanan.
 
"Bea Cukai, dicatat Worl Bank berkinerja positif terhadap iklim usaha di pelabuhan. Yakni dengan menerapkan sistem, Single Billing. Kami juga perlu sampaikan, legal itu mudah," pungkas dia. (dai)

TAGS

Berita Terkait


Baca Juga !.