KASAD Tepis Anggapan TNI Terjun ke Politik Praktis di Pilkada 2018

Redaktur: Redjo Prahananda
KASAD Tepis Anggapan TNI Terjun ke Politik Praktis di Pilkada 2018 -

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono

 

INDOPOS.CO.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono mengakui pencalonan kepala daerah dari purnawirawan TNI memicu reaksi masyarakat dan berbagai pihak.

Mereka cemas netralitas TNI terganggu  dengan pesta demokrasi di daerah. Dia menegaskan, perwira tinggi  dalam kontestasi pilkada 2018 purnawirawan dan telah mengakhiri masa dinas.

"Sebagai WNI, tentu mereka memiliki hak politik untuk turut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah," jelas Mulyono saat memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sembilan Pati dan satu Pamen di Mabesad, Jakarta Pusat, Senin (15/1). 

Mulyono membantah, kalau pencalonan kepala daerah dari purnawirawan TNI AD sebagai wujud, TNI kembali terjun ke pentas politik praktis.

"Jadi, tidak benar, pilkada ini adalah wujud TNI untuk kembali  berpolitik praktis," bantah Mulyono.

Namun di sisi lain, ia berharap kepada para purnawirawan TNI agar benar-benar tulus dan ikhlas untuk tidak menarik-menarik atau melibatkan personel TNI terhadap berbagai akses mengarah kepada politik praktis.

"Serta (membantu) agar netralitas TNI AD tetap terjaga," ucap Mulyono menambahkan.

Berikut nama -nama perwira tinggi TNI dalam kontestasi PIlkada serentak 2018

1. Mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rachmayadi (di Pilgub Sumatera Utara/Sumut).

Adapun anggota TNI yang maju sebagai calon Gubernur dalam Pilkada Serentak 2018 ini adalah:

1. Brigjen TNI Edy Nasution, mantan Komandan Korem 031 Wira Bima, Riau (Riau).

Anggota TNI dalam pemilihan Bupati/Wali kota adalah:

1. Mayor TNI David Suardi, maju sebagai calon perseorangan di Kota Bengkulu, Bengkulu;

2. Brigjen TNI (Purn) Almost Beard Maliogha (Kep. Siau Tagulandang Biaro, Sulut);

3. Mayjen TNI (Purn) Salim Mengga (Polewali Mandar, Sulbar);

Sementara anggota TNI sebagai calon Wakil Bupati/Wakil Wali kota adalah:

1. Kolonel TNI (Purn) Sutarno (Subang, Jabar);

2. Kolonel Muryanto Babay MM (Bolaang Mongondow, Sulut).(ydh)

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Situasi Pulau Adonara Mulai Kondusif

Nasional / Satu SST Brimob Amankan Pulau Adonara

Nasional / Ketika Fisik Dimakan Usia, Jiwa Komando Tetap Membara

Nasional / Untuk Warga Korps Baret Merah, Ini Seruan Danjen Kopassus


Baca Juga !.