Minggu, 18 November 2018 04:47 WIB
pmk

Kesehatan

Yuk, Rileks dengan Es Krim

Redaktur:

Ilustrasi.

INDOPOS.CO.ID - Es krim banyak disukai berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa. Sensasi dingin, lembut, dan rasa manisnya dapat seketika membuat perasaan hati lebih senang. 

Sayangnya, data konsumsi es krim masyarakat Indonesia masih rendah. Termasuk bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Yaitu 0,6 liter per kapita per tahun. ''Konsumsi es krim Indonesia hanya dua es krim per tahun,'' kata Brand Manager Aice, Sylvana Zhong, di Jakarta, Senin (15/1).

Bandingkan dengan Singapura yang tercatat sebesar 5,36 liter per kapita per tahun dengan total populasi 5,6 juta jiwa. Sementara di Malaysia, konsumsi es krim per kapitanya sudah mencapai 2,07 liter dengan total penduduk 30 juta. Kemudian konsumsi es krim di Thailand sebesar 0,85 liter per kapita dengan populasi 67 juta.

Padahal, mengonsumsi es krim memang terbukti dapat memperbaiki suasana hati dan mencegah mood swing. Konsumsi es krim dapat menstimulasi produksi thrombotonin, hormon yang dapat membuat bersemangat dan meredam stres. Syaraf menjadi lebih tenang dan tubuh terasa rileks. 

Tidak hanya itu mengonsumsi es krim juga dapat memberikan manfaat lain bagi tubuh, lebih dari sekedar memperbaiki suasana hati. Es krim dapat menjadi sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat membantu proses sintesis energi. 

Seperti yang dikutip dari situs Newsweek, sebuah penelitian yang dilakukan Yoshihiko Koga, seorang profesor dari Universitas Kyorin, Tokyo, membuktikan jika mengonsumsi makanan dingin seperti es krim sesaat setelah terbangun dapat memberikan stimulus pada otak menjadi lebih aktif, meningkatkan kewaspadaan dan kapasitas mental. 

Bagi Anda yang gemar es krim, manfaat-manfaat tersebut bisa diperoleh asalkan Anda mengonsumsinya dengan bijaksana, alias dalam porsi yang sehat dan wajar. Idealnya es krim dikonsumsi dalam porsi setengah cup atau dengan ukuran separuh bola baseball. Konsumsi juga dalam frekuensi yang wajar. 

Satu hal yang tak kalah penting juga memperhatikan kualitas bahan yang digunakan dalam membuat es krim dan cara pemrosesannya. ''Moto kami sehat dan trendy. Sekarang banyak yang sudah sadar dengan hidup sehat, terutama di kota besar seperti Jakarta,'' tandasnya. Salah satu variannya, yakni mango, katanya, kini tersedia yang less sugar low fat. ''Dan dibuat dari puree (murni) mangga asli,'' tukasnya.

Tak berhenti sampai disitu, pihaknya juga berencana menghadirkan inovasi baru untuk es krim berikutnya. ''Nanti ada yang ditambahkan prebiotik, wijen dan kalsium,'' imbuhnya. Saat ini, penjual Aice di seluruh Indonesia mencapai 80 ribu freezer. ''15-20 persennya di Jakarta,'' katanya.

Tahun ini dia menargetkan pertumbuhan penjual Aice hingga 200 persen. ''Dengan harga yang terjangkau kita ingin masyarakat terbiasa konsumsi es krim,'' pungkasnya. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Jangan Biarkan Kanker Meredupkan Mimpi

Jakarta Raya

Hampir Capai Seratus Persen

Jakarta Raya

Anak Sering Mual dan Muntah, Waspadai Ginjal

Jakarta Raya

Radang Sebabkan Gigi Cepat Ompong

Jakarta Raya

Kuncinya, Gizi Seimbang Ditambah Susu

Jakarta Raya

Dehidrasi Sebabkan Batu Ginjal

Jakarta Raya

IKLAN